mencintamu adalah kesalahanku

Tidak mengerti kenapa aku jatuh hati padamu, tidak tahu kapan hatiku jatuh dikamu, dan tidak ingin jatuh hati padamu. Tapi di balik ketidakmengertian-ku, ketidaktahuanku, ketidakinginanku semua itu yang terjadi padaku. Kamu yang terlihat sederhana, terlihat biasa saja mampu memikat hatiku ditengah rapuhnya hatiku akibat masa lalu.

Yaaa..kesalahan terbesarku telah jatuh hati padamu, menyukaimu, menginginkan mu. Yang sesunguhnya hatimu sudah dimiliki oleh dia yang begitu mencintaimu. Kesalahanku membiarkan hatiku diam-diam memperhatikanmu, mengamati sosial mediamu, mencari segala sesuatu tentangmu semampu yang aku bisa.

Advertisement

Dan betapa menyedihkannya ketika aku harus tahu bahwa kamu begitu mencintainya. Harapan untuk bersamamu musnah sudah, keinginan untuk menjalani kehidupan bersamamu hilang seketika. Mimpi untuk hidup bersamamu adalah kemustahilan yang tidak akan lekang oleh waktu.

Walau aku tau kau sudah ada yang memiliki, hatiku tetap tidak bisa berubah, aku tetap memperhatikan setiap gerak-gerikmu, mencari kesempatan untuk bisa melihatmu walau itu dari jauh, walau yang terlihat hanya punggungmu saja. Aku rasa itu sudah cukup.

Makin hari perasaanku semakin dalam terhadapamu, aku tidak bisa menghentikannya entah apa yang membuat aku semakin menginginkanmu padahal tidak ada sesuatu hal yang kamu lakukan padaku yang dapat dijadikan alasan untuk aku semakin mencintaimu.

Advertisement

Untuk kesekian kalinya aku mengatakannya ini ada kesalahan terbesarku. Aku berusaha melupakanmu, menikam perasaanku, melepaskan rasaku terhadapmu tapi aku tidak bisa. Kamu tahu bagaimana rasanya jadi aku!? Yang setiap hari hanya bisa terkurung oleh perasaanku sendiri.

Sedangkan kamu terlihat begitu bahagia setiap harinya. Heei… bisakah kamu mendengarku sebentar saja? Aahhh, itu hanya mimpi bagaimana mungkin kamu mendengar isi hatiku? Hatimu saja sudah terkunci hanya untuk dia.

Aku berusaha menyadarkan diriku bahwa kamu tidak akan mungkin jatuh hati pada wanita aneh seperti diriku, bahkan untuk menoleh sekedar tersenyum saja ketika berpapasan kamu enggan apalagi untuk jatuh hati rasanya mustahil. Karena kamu begitu mencintainya, terlihat ketika kau sedang bersamanya.

Saat ini aku tidak ingin melupakanmu, aku tidak ingin melepaskan rasaku terhadapamu. Aku membiarkan hatiku jatuh sedalam-dalamnya padamu, ku biarkan pikiranku sepuasnya memikirkan tentangmu, ku biarkan mataku terus memandangimu, dan ku biarkan rasa ini tetap mengebu-gebu padamu.

Hingga satu titik aku percaya sang waktu akan mengikis sedikit demi sedikit rasaku terhadapmu sampai aku bisa melupakanmu, aku percaya pada waktunya hatiku akan menyerah, hatiku akan mengerti bahwa kamu memang bukan untuk aku.

Hatiku akan mengerti bahwa jatuh hati padamu adalah keselahan terbesar yang pernah kulakukan. Kini aku membiarkan rasa itu mengalir kemanapun ia mau.

Sampai tulisan ini aku buat, rasa itu masih tetap ada. Tapi aku percaya di saat aku membaca tulisan ini untuk kesekian kalinya mungkin rasaku terhadapmu sudah hilang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya