Fadhli Adwani

“Masyarakat Indonesia sudah mulai paham tentang kesehatan jadi banyak yang beralih ke organik walaupun produk yang ada masih sangat terbatas,” kata Ibu Dewi, wanita paruh baya yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai pembisnis bahan bahan organik. Bisnis ini sudah digelutinya bersama dua temannya sejak 7 tahun yang lalu. Dimulai dengan skala kecil bertarget konsumen di sekitar rumah, sekarang bisnisnya membesarkan sayap dengan membuka jasa pengiriman online dan juga toko yang berletak di Cibubur.

Mungkin ide bisnis organik bukanlah sesuatu yang viral di Indonesia. Bisnis organik Ibu Dewi sendiri yang bertajuk “Alam Organik” merupakan bisnis sampingan baginya untuk mengisi hari-hari setelah ia pensiun. Berangkat dari ketertarikannya kepada organik dimulai dari pengalaman pribadinya berkaitan dengan bahan-bahan kimia di dalam tanaman.

Advertisement


Bahan-bahan kimia tersebut menyebabkan metabolisme di dalam tubuh beliau yang tidak beraturan dan menyebabkannya sulit untuk memiliki anak.


Kecintaannya pada organik berakhir dengan membentuk bisnis organik yang bergerak dalam menjual bahan-bahan organik mulai dari barang mentah seperti sayuran, ayam, dan daging hingga bahan olahan seperti gula dan juga minyak kelapa sawit. Melihat peluang di dalam masyarakat yang mulai beralih kepada bahan-bahan organik, Ibu Dewi membentuk bisnis ini bersama dua temannya pada tahun 2007.

Organik mungkin adalah kata yang kurang familiar di dalam masyarakat Indonesia. Sebenarnya apa arti dari organik itu sendiri? Menurut Ibu Dewi organik adalah semua tanaman atau ternak yang dibudidayakan dengan sehat dan bebas dari pestisida dan bahan kimia lainnya. Bahan-bahan tersebut aman untuk dikonsumsi manusia dan dibudidayakan dengan standar kesehatan dan higenis yang membuat lingkungan disekitar tempat tersebut tidak rusak.

Advertisement

Bahan-bahan yang mengandung pestisida sendiri memiliki efek yang besar bagi tubuh. Banyak tipe alergi yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia di dalam tanaman dan dapat menyebabkan kerusakan organ penting di dalam tubuh manusia seperti ginjal, hati, dan juga paru-paru.

Melihat prospek makanan organik yang memiliki permintaan yang tinggi, kedepannya Ibu Dewi memiliki rencana lain. “Ke depannya selain menjual bahan-bahan mentah sudah ada rencana untuk pembuatan makanan siap saji atau matang,” kata Ibu Dewi ketika ditanya mengenai rencana ke depannya.


“Kedepannya saya berharap banyak masyarakat yang mulai beralih ke bahan-bahan organik mengingat masyarakat yang mulai peduli terhadap kesehatan mereka sendiri,” tutup Ibu Dewi.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya