3 Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Cintamu Ditolak Gebetan. Nggak Perlu Maksa, (Coba) Selow Aja

Ketika cinta ditolak

Jatuh cinta itu hal normal yang dialami tiap orang, bukan? Bisa dibilang jatuh cinta menimbulkan emosi yang tidak bisa kamu kontrol. Dirimu seperti ingin melihatnya setiap hari, ingin tahu apa kesukaanya, ingin tahu apa yang sedang ia rasakan, intinya kamu ingin jadi orang pertama yang tahu segalanya tentang dia.

Advertisement

Mungkin setelah kamu yakin dengan perasaanmu sendiri, kamu juga ingin dia tahu bahwa kamu menyayanginya. Kamu mencoba berbagai cara untuk menunjukkan perasaanmu. Kalau kamu pria, kamu mulai mencari alasan untuk bisa bertemu dengannya. Atau kalau kamu wanita, kamu mulai mencoba menarik perhatiannya. Hingga di suatu titik kamu ingin mengatakan perasaanmu yang sesungguhnya lewat pengakuan (baca: nembak). Inilah saat paling mendebarkan bagi setiap orang yang sedang kasmaran dan menantikan jawaban atas perasaan sayang mereka. 

Jika pengakuanmu diterima dan dia memiliki rasa yang sama, tentu kamu akan menjadi orang paling bahagia sedunia. Namun apakah yang terjadi jika cintamu ditolak? Apakah duniamu terasa runtuh dan berakhir saat itu juga? Nah, berikut 3 hal yang harus kamu lakukan ketika cinta ditolak!

1. Menghargai keputusanmu dan keputusannya. Ingat, perasaan seseorang nggak bisa dipaksa!

Advertisement

Hubungan yang sehat tentu hubungan dua arah. Mana mungkin sebuah hubungan bisa berjalan dengan baik tanpa ada persetujuan dan kerelaan dari kedua belah pihak. Begitu pula dengan hubungan asmara. Kamu sudah cukup berani untuk menyatakan perasaanmu dan kamu harus menghargai itu. Tak mudah bagi seseorang untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya ia rasakan, tapi kamu sudah melakukan itu! Good job! Tak ada yang perlu disesali.

Usaha dan waktu yang sudah kamu berikan padanya memang tak bisa kembali namun itu sudah jadi cerita kehidupanmu. Kamu sudah pernah bersungguh-sungguh mencintai seseorang apalagi tanpa balasan. Ini tentu menambah nilai dirimu sebagai manusia. 

Advertisement

Kamu juga harus menghargai keputusannya. Ia sudah jujur padamu sedari awal, coba bayangkan kalau dia sudah tidak jujur dari awal tentu kamu akan lebih sedih dan frustasi lagi kan di akhir. Jika kamu ada di posisinya, kamu mungkin juga punya alasan tersendiri kenapa menolak cinta seseorang, dan itu memang patut dimaklumi dan dihargai karena rasa juga punya selera dan rahasia.

2. Menenangkan dan menghibur dirimu sendiri

Kamu tidak perlu menyalahkan dirimu (atau bahkan rupa fisikmu) saat cintamu ditolak. Tidak ada yang perlu kamu salahkan dari dirimu sebenarnya, kamu hanya perlu menjadi lebih tenang dan menyadari bahwa semua sudah terjadi dan saatnya kamu melanjutkan hidupmu.

Saat cintamu ditolak, peran orang disekitarmu seperti keluarga atau teman dekat memang penting. Mereka bisa menghiburmu sehingga membuatmu merasa lebih baik atau malah membuatmu makin kepikiran yang aneh-aneh. Jadi daripada bergantung dengan orang lain, sudah saatnya kamu menghibur dirimu sendiri. Kamu satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas kondisi perasaanmu sendiri. 

Mulailah dengan mendengarkan musik yang riang dan memiliki energi positif. Musik mempengaruhi mood-mu secara umum. Kalau mainin musik yang galau mulu, kapan move on-nya? 

Kedua, kamu bisa pergi ke tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Pergi ke tempat yang penuh kenangan bersamanya makin membuatmu terjebak dalam waktu dan tempat yang salah. Tempat yang baru tentu akan memberimu kesan dan cerita yang berbeda. Atau kamu juga bisa memulai hobi baru seperti menulis, memasak atau berolahraga. Membuat otakmu tetap aktif menghindarkanmu dari perasaan-perasaan yang negatif.

3. Menjadi orang yang lebih baik setiap harinya

Biasanya ada semacam perasaan atau pemikiran bahwa kamu ingin membuat dia menyesal sudah menolak cintamu. Dan ini wajar saja asal tidak berlebihan. Namun terlepas dari alasan itu, tentu kamu harus menjadi pribadi yang lebih baik tiap harinya.

Kamu bisa merencanakan atau menuliskan ingin menjadi apakah dirimu beberapa saat ke depan. Tak perlu sangat visioner hingga beberapa tahun. Beberapa bulan, minggu bahkan hari itu sudah lebih dari cukup. Asalah potensi dirimu sebagai manusia dan teruslah belajar. Di tahun 2019 ini, sumber informasi sudah terbuka lebar dan luas yang berarti tak ada alasan buat kamu untuk menjadi orang yang gitu-gitu aja. Kamu bisa menjadi apapun yang kamu bayangkan dan impikan.

Sebagai contoh kamu yang awalnya pemarah kamu bisa menjadi lebih sabar lewat tidak mengikuti emosi namun lebih bijak bersikap. Atau kamu mencoba mengikuti kegiatan yang menenangkan jiwa seperti kegiatan keagamaan, yoga maupun berkumpul dengan orang-orang yang menyenangkan. Atau kamu ingin jadi seorang fotografer. Kamu bisa mulai mengunjungi lebih banyak tempat untuk mencari perspektif baru untuk hasil fotomu. Dan banyak hal lagi yang bisa kamu lakukan untuk berubah jadi lebih baik.

Begitulah ketiga hal yang bisa kamu lakukan ketika cintamu ditolak. Kalau kata sebuah lagu, jodoh pasti bertemu. Maka kamu hanya perlu menunggu waktunya sembari membenahi dirimu setiap hari. Karena hidup penuh kejutan, siapa tahu dia bisa balik suka kamu atau kamu bisa bertemu dengan orang yang lebih baik dan serasi untukmu, who knows?  Tunggu tanggal mainnya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE