Udah liburan nih! Salah satu tempat yang cocok untuk liburan adalah di Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima, Dusun Ngrawoh, Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, Sragen. Taman doa ini selalu ramai dengan wisatawan, baik wisatawan rohani maupun wisatawan umum, yang berkunjung pada hari minggu maupun hari libur keagamaan. Taman doa ini dapat dikatakan cukup indah dan bersih serta memberikan sensasi yang berbeda jauh dengan aktivitas kita sehari-hari.

Taman doa ini berjarak kurang lebih 15 Km dari Alun-alun kota Sragen, atau sekitar 17 Km dari gereja Paroki. Cukup jauh, tetapi tenang, kita akan disuguhkan oleh indahnya pemandangan sawah sehingga perjalanan terasa menyenangkan.

Advertisement

Taman doa ini memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi, karena memberikan gambaran tentang perjalanan wafat-Nya sang juru selamat. Sangat disayangkan bila tidak memilih taman doa ini untuk dikunjungi, karena tempat ini selain untuk berdoa seperti Rosario, jalan Salib, doa pribadi ataupun bernyanyi lagu rohani juga dapat melepas penat di antaranya dengan melakukan Swafoto. Swafoto yang tidak jarang akan di-upload ke dalam media sosial milik para wisatawan.

Memasuki tangga masuk taman doa, setiap pengunjung harus mengisi buku tamu. Pengunjung juga harus berhati-hati untuk naik tangga menuju ke Gereja Yang Berjuang, yang menggambarkan perjuangan manusia yang mengalami suka maupun duka selama hidupnya. Kemudian, ada tempat Doa Jalan Salib yang digunakan untuk jalan salib. Dari sini, sebelum melanjutkan perjalanan di taman tempat patung Bunda Maria berdiri, pengunjung  harus ke kolam pertobatan. Karena kolam pertobatan ini dipercaya sebagai kolam penyucian diri sebelum berdoa kepada Bunda Maria. Berdekatan dengan Patung Bunda Maria, terdapat air yang keluar dari keran yang sudah disterillkan sehingga airnya bisa diminum secara langsung.

Untuk sampai di lokasi doa yang berhadapan langsung dengan patung Bunda Maria, pengunjung terlebih dahulu harus melewati jalan melingkar tak berujung mengelilingi taman. Setelah sampai di depan patung Bunda Maria, di sana terdapat kursi atau bangku untuk duduk dan berdoa.

Advertisement

Tak jauh dari patung Bunda Maria, terdapat Kapel Adorasi yang melambangkan Surga. Desain Kapel Adorasi ini menyerupai Mushola dengan kubah berwarna kuning keemasan. Di samping Kapel Adorasi terdapat Salib Millenium yang merupakan kumpulan dari salib-salib berukuran lebih kecil.

Saudari Dessy, salah satu pengunjung yang berasal dari Yogyakarta, ia menuturkan “ Taman doa ini masih terbilang baru. Cukup panas karena belum banyak pepohonan dan suasana ramai juga mempengaruhi , sehingga pengunjung yang ingin berdoa menjadi tidak fokus. Kemudian untuk tempat antara tempat doa dan tempat para pedagang oleh-oleh sangat berdekatan. Lebih baik lagi dibuatkan tempat khusus untuk berjualan. Kemudian untuk pengarah pengunjung harus sabar dan jangan grusah-grusuh”.

Bagi kalian yang ingin datang, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan menjaga properti-properti yang ada.

Demikian ulasan tentang Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima, Sragen.

Semoga menginspirasi dan selamat berlibur!

Sairinda Hesti Wulandari, Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Sosial

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya