Pernah berpikir nggak tentang the power of editor? Mungkin sebagian orang menganggap sepele pekerjaan editor karena mereka hanya merapikan karya yang sudah kita tulis. Eits, anggapan remeh seperti itu harus segera kamu sapu dari pikiran. Karena apa yang kamu anggap sederhana bisa jadi itulah pelumas untuk karyamu sehingga mampu meluncur dengan sempurna di pasaran.

Bahkan pekerjaan sebagai editor ini menjadi sangat istimewa bagi kamu yang mungkin kurang jeli atau malas koreksi untuk dua kali. Sebagai penulis atau pencipta karya, kita memang terkadang sulit untuk menjadi juri bagi buah ide kita sendiri. Kita akan dihadapkan dengan keraguan apakah benar atau salah, dan sudah sesuai atau belum. Lalu saat kamu serahkan pada editor dan diberi sentuhan ajaib, tiba-tiba saja karyamu menjadi beberapa tingkat lebih menawan.

Advertisement

Saat kamu membaca ulang karya yang sudah dihaluskan oleh editor rasanya seperti menyantap sajian yang benar-benar matang. Tanpa mengubah ide pokok dan kata-kata emas khas dirimu, tulisanmu sudah menjadi lebih sedap untuk dinikmati. Mungkin kala itu kamu sedang khilaf dengan EYD, sedang luput dengan pengulangan kata, atau pengetikan yang terbata-bata. Namun dengan ketelatenan editor semua lipatan dan lekuk pada karyamu menjadi teratur.

Sudah bersyukur belum sih dengan bantuan editor? Baginya tidak terlalu penting namanya tenar dan populer, tapi gerakan mata dan tangannya begitu cepat untuk menjadikan naskahmu masuk daftar sudah dikoreksi dan siap terbit. Rendah hatinya lagi, dia tidak menghakimimu seperti dosen yang mengoreksi skripsimu. Dia bekerja dengan pengetahuannya hanya demi karyamu lolos untuk tampil dihadapan para pembaca. Sabarnya dia tuh, gak banyak mengeluh meski kalimatmu masih belepotan.

Satu hal lagi yang paling luar biasa. Saat karyamu sudah naik panggung dan jadi sorotan, tetap namamu kok yang akan digaungkan dan seluruh dunia hanya akan menatapmu. Sementara editor cukup tersenyum di balik layar. Jangan dikira dia cuma melakukan pembetulan kecil. Para editor memiliki dasar ilmu yang mungkin tidak kita miliki. Meskipun kamu pencetus gagasan namun berterimakasihlah pada editor yang menjadikan maksud tulisanmu lebih indah tersampaikan. Memasak karyamu hingga lebih dari sekadar pantas untuk ditunjukkan. Serta ikut andil untuk sebuah tanggung jawab atas karya yang dipublikasikan.

Advertisement

Dunia ini memang sudah diatur dengan begitu hebat. Setiap manusia dijadikan makhluk yang saling membutuhkan satu sama lain. Sekuat-kuatnya kita berdiri sendiri pasti ada saat dimana kegoyahan melanda dan kita butuh berpegang. Semandiri-mandirinya kita berjalan, ada saatnya kita perlu tuntunan untuk melangkah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya