#PuisiHipwee: Maafkan Tiga Rasa yang Kumiliki untukmu

Pasti ada laki-laki yang ditakdirkan untuk menjagamu tapi dia bukan aku


Maafkan Aku


Advertisement

Aku tidak ingin menanam luka

Perjalanan kita memang bermula dari teman

Aku senang membangun kenangan kita

Aku tak berfikiran kau berjalan terlalu jauh

Atau aku yang lamban memperhatikan

Maafkan aku

Memberimu banyak kasih sayang 

Tanpa memberi batasan

Bagiku kau adalah teman sekaligus adik yang harusnya kujaga

Hatiku tak pernah mengizinkanku

Melebihi ikatan lebih dari itu

Aku bukanlah laki lakimu

Pasti ada dia yang sebenarnya tercipta

Untuk menemanimu

Sayangnya dia bukan aku

Advertisement

Sejujurnya Aku ingin memelukmu

Meredakan sakit yang kau pendam

Namun tak kulakukan meski bisa kulakukan

Aku tahu itu akan membuatmu terluka lebih dalam

Akhirnya kuungkapkan kebenaran 

Walau dengan sesal dan berat hati tertanam

Kukenalkan kau dengan dia

Pilihan hatiku yang sebenarnya 

Agar kau tak menaruh banyak harap tinggi

Padaku yang memang bukan rumahmu

Mungkin bukan sekarang waktunya

Menemukan tempatmu untuk pulang 

Mungkin kau memang harus menderita dahulu

Mungkin kau harus lebih lama berjuang

Baru menemukan dia yang memang kau dambakan

Yang juga memberikan balasan serupa

Sekali lagi maafkan aku

Aku tak akan memaksamu menerima maafku

Aku yakin kau butuh waktu

Menemukan obat hati

Yang aku sendiri juga tak tahu 

Seperti apa penawar hatimu tersebut

 


Tiga Rasa


Aku bukanlah Pujangga

Tapi karena dia

Setiap waktu aku dikutuk menjadi penyair muda

Hanya ada tiga warna yang kukenal

dan

Tiga rasa yang kupendam

Bahagia, Sedih dan Gila

Aku merasakan bahagia saat bersamamu

Sedih ketika kau menolakku

Gila saat kau bersama dia 

Yang kuharap dirikulah yang menggenggam tanganmu

Aku meradang

Tapi tak bisa berbuat apa-apa

Kuingin mempertahankan rasa

Sayang semakin lama hanya aku yang terluka

Sedangkan kau sedang bereuforia

Bahagia bersamanya yang memberimu balasan rasa serupa

Kuingin menyerah tanpa menyesal

Kuingin memadamkan api cintaku

Yang terus menggebu bahkan setelah disakiti berkali-kali

Seketika kuingin lupa akan dirimu

Paling tidak hingga aku ikhlas untuk melepasmu dengan dirinya

 


Cinta


Jangan Salahkan Cinta Jika Kamu Tersakiti

Salahkan Egomu Yang Terlalu Serakah Menyukainya

Biarpun begitu harusnya kau beri tahu aku bagaimana caranya

Melupakanmu dengan mudah tanpa membuat hatiku terluka

Paling tidak kuatkan aku untuk mampu menjaga hati yang telah kau remukkan

Paling tidak doakan aku bisa menemukan laki-laki yang bisa mengikatku 

Seperti yang kau lakukan saat ini

Semoga disegerakan pertemuan kita

Dan semoga dia bukan lagi laki-laki yang salah lagi

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Malu menujukkan paras Berani menjual kata-kata Tak ingin alay sendiri Akhirnya membagi rasa dalam puisi

CLOSE