Melupakanmu Tak Semudah Bayanganku

jika ada yang harus disalahkan

Advertisement

aku tidak akan menyalahkanmu yang telah hadir dalam hidupku

tetapi aku akan menyalahkan hatiku

 

Advertisement

hati yang begitu lengah

sehingga dengan mudahnya kau menemukan persembunyianku

Advertisement

hati yang begitu rapuh

sehingga aku sulit melupakanmu

 

salahkah aku pada saat itu?

apakah seharusnya aku mengiyakan bantuan yang kau berikan

bukan aku tak butuh bantuanmu

aku hanya ingin terlihat kuat didepanmu

 

kalau aku boleh meminta

aku ingin kembali ke masa itu

masa dimana hanya ada aku dan kamu

ditemani gelapnya malam

 

jika aku bisa kembali ke masa itu

aku ingin melakukan sesuatu yang lebih

aku ingin memegang tanganmu

bahkan jika hanya 1 menit aku bisa mendapatkan kesempatan itu

aku akan merasa menjadi orang paling bahagia

 

saat ini

aku merasa diriku seperti pinokio

membohongi semua orang kalau aku seudah melupakanmu

bahkan aku membohongi diri dan pikiranku

tapi di relung hati paling dalam

aku tak dapat menyembunyikannya bahwa masih terdapat namamu

nama yang akan selalu memiliki tempat spesial di hatiku

 

semua tentangmu masih teringat jelas dalam memoriku

makanan kesukaanmu, hobimu dan hal yang tidak kamu sukai

 

apa yang harus aku lakukan

aku sudah berusaha sekuat tenaga dengan segala cara untuk melupakanmu

tapi bayangmu masih terlihat jelas

 

katakan padaku apa yang harus aku lakukan

aku sudah berusaha mencari penggantimu

tapi dalam ingatanku tetap selalu terlintas bayang wajahmu

dan penggantimu tak jauh lebih baik darimu

 

apakah aku harus tetap mempertahankan rasa ini

tapi itu tidak mungkin

karena aku sadar kau telah ada yang memiliki

 

tapi jika aku memiliki kesempatan itu

apa yang harus aku lakukan agar kau bisa melihatku lagi

apa yang harus aku lakukan agar kau dapat mencintaiku

haruskah aku menjadi dirinya?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Aku adalah apa yang kamu rasa bukan apa yang kamu lihat

CLOSE