Mengamati sosial media, banyak terlihat postingan-postingan yang menampakkan foto seorang pak tua yang sedang menjual burger. Unggahan pada 25 Mei 2019 oleh akun twitter @hakdezzz itu memang belum viral, hanya memiliki 69 retweets dan 18 likes. Namun, orang yang ada pada foto tersebut nampaknya tak asing. Bapak tua yang menjual burger dengan mengayuh sepeda.

Sebelumnya, foto pak tua ini sempat beredar pula di sosial media. Lantaran ia menjual burger yang tak kalah enak dengan resto ternama. Belum lama juga, bapak penjual burger ini mengalami kecelakaan yang cukup membuat simpati warga media sosial.

Advertisement

Kata-kata ‘twitter please do your magic’ menjadi andalan para pengguna sosial media satu ini untuk meminta pertolongan pada sesama pengguna. Dari tweet ini, kemudian muncul simpati secara online. Baik dengan mendoakan dagangannya hingga kesejahteraan bapaknya.

Dari informasi yang tersebar, ada hal yang dapat disoroti. Bapak penjual burger itu ternyata berusia 75 tahun. Dapat diartikan umur tersebut sudah melebihi usia produktif untuk bekerja. Penjual burger yang bernama Mbah Wahadi bisa dikatakan ujia senja atau lanjut usia. Menurut Departemen Kesehatan, lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 ke atas.

Mbah Wahadi dengan umur 75 tahun sebenarnya sudah tidak masuk dalam usia produktif. Berdasarkan angka beban tanggungan, usia produktif sekitar 15-64 tahun. Sedangkan orang-orang yang masuk dalam usia tidak produktif ialah <15 tahun dan >65 tahun.

Advertisement

Lanjut usia atau lanjut bekerja? Padahal seharusnya orang-orang yang masuk golongan lanjut usia tidak wajib untuk bekerja, mencari penghasilan. Mereka seharusnya bersantai di rumah, menikmati usia senja dengan keluarga. Namun, sepertinya ini tidak berlaku bagi Mbah Wahadi. Tidak terlalu paham faktor apa yang membuat ia terus mengayuh sepeda berjualan burger hingga seputaran Jalan Kaliurang, yang mana ia bertempat tinggal di Jalan Imogiri.

Nasib ini ternyata tidak hanya terjadi pada Mbah Wahadi, tetapi juga beberapa orang-orang lanjut usia lainnya. Kejadian seperti ini dapat kalian temui sendiri di lingkungan sekitar maupun pengamatan di sosial media.

Beberapa faktor yang mungkin dapat terjadi atas fenomena ini adalah ekonomi dan keluarga. Demi memenuhi kebutuhan ekonomi, orang-orang lanjut usia bekerja. Mengerahkan seluruh tenaga di usia senja. Atau karena keluarga yang tidak terlalu perhatian dengan mereka. Keluarga yang membiarkan mereka bekerja di lanjut usia.

Setiap tanggal 29 Mei diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional. Selaku penulis, saya mengucapkan Selamat Hari Lanjut Usia Nasional. Semoga orang-orang yang masih bekerja di usia senja dapat diberikan kesehatan dan kesejahteraan untuk kehidupannya. Semoga mereka lekas bisa bersantai di rumah dan menikmati usia senja dengan kebahagiaan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya