Goooooooooooooollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll!!!


Teriakan kencangku di tengah malam ketika David Beckam berhasil menjebol gawang lawan di menit ke 67, saat Piala Dunia 2006. Dan saat itu saya masih duduk di kelas 5 SD. Sejak saat itu pula saya mengidolakan David Beckam, tak luput pula dariku untuk mengetahui segala seluk beluk tentang David Beckam. Darimana berasal hingga kehidupan pribadinya, tapi jujur saya tidak suka stalking kehidupan pribadi artis idola saya. Dan dari Beckam saya mengenal Inggris.

Advertisement

Seketika itu saya langsung jatuh cinta sama London, dimana Big Ben berdiri kokoh tak tertandingi disana. Apa sih yang membuat saya jatuh hati dengan London?Big Ben, kenapa Big Ben? Menara jam besar simbol kota London itu menurut saya mempunyai arti mendalam bagi saya. Waktu adalah hal yang tidak pernah bisa kembali, jadi gunakan waktu sebaik mungkin, hargai waktu dan jangan pernah membuang waktu. Kau bisa bisa menghitung uang yang kau punya tapi kau tidak bisa menghitung waktu yang kau punya. Jam besar itu membuatku sungguh sadar bahwa waktu bukanlah hal yang bisa seenak udel dihabisin dengan hal hal yang tidak berguna.


That’s why London is my favorite.


Selain itu arsitektur bangunan yang menurut saya adoreable. Bangunan yang khas gaya Eropa kuno yang tetap dipertahankan dipadupadankan dengan arsitektur gaya modern, Big Eye contohnya (saya sih nyebutnya gitu ya). Big Eye adalah kincir angin atau bianglala super besar yang terletak dipinggir sungai London yang bisa membuat kita melihat setiap sudut kota London dari atas. Tidak lupa kotak telepon umum berwarna merah yang terkenal banget itu yah, duh emang London ini daya tariknya sungguh luar biasa.

Advertisement

Sebenarnya tidak hanya London, namun masih banyak kota kota terkenal di Inggris lainnya. Contohnya, Menchester, Liverpool dan masih banyak lagi. Bangunan arsitektur bersejarah pun juga tidak melulu Big Ben, masih ada gereja Katedral Canterbury, Westminster Abbey, York minster dan katedral Durham. Saya belum pernah ke Inggris memang namun suatu saat saya pasti kesana, mengagumi dari dekat semua tentang Uk atau United Kingdom. FYI, Inggris hanyalah negara bagian dari UK.


UK sendiri terdiri dari beberapa negara bagian yaitu Inggris, Irlandia, New South Wales dan Skotlandia.


Tapi tetap ya, tulisan saya ini merajuk pada Inggris. Apalagi sistem pemerintahan yang masih setia dengan kerjaan yang dipimpin Ratu Elizabeth II. Hal itu juga menjadi daya tarik Inggris di mata saya, karena hal yang tidak biasa tapi justru tetap menjadi negara maju. Keunikan Queen’s Guard juga yang membuat saya kalau berkunjung disana pengen selfie sama mereka. Taksi uniknya tidak boleh ketinggalan juga pastinya ya sering disebut Black Cabs atau London Taxis. Yang menarik lagi dari Inggris yaitu tea time-nya, atau tradisi minum teh di sore hari. FYI, orang Inggris 2,5x lebih banyak menghabiskan teh daripada negara Jepang.

Teh memang berefek menenangkan pikiran karena di dalamnya terkandung kafein atau zat psikoaktif. Mungkin karena itu Inggris menerapkan tradisi minum teh, untuk menenangkan pikiran setelah seharian bekerja untuk mengurangi tikat stress yang tinggi, agar kualitas hidup mereka tetap terjaga. Selain negaranya yang membuat saya kagum, Inggris masih punya sisi lain yang saya kagumi dan bahkan saya bermimpi menjadi bagian dari badan pemerintahan tersebut. MI6. Yap, benar sekali badan intelijen negara yang satu ini sudah menjadi rahasia umum di era modern ini. Bagi kalian penyuka film action pasti tidak asing dengan agen MI6 James Bond.

Kenapa saya tertarik, padahal tugas yang diemban bukanlah hal yang mudah, nyawa adalah taruhannya. Bayangkan saja, mereka mematok tinggi kriteria untuk menyaring agen. Kuat minum bersloki-sloki alcohol, pandai memanipulasi dan kecepatan dalam pengambilan keputusan adalah beberapa contoh kriteria mereka. Dan masih banyak lagi pastinya, agen ini masih harus digodok beberapa tahun sebelum terjun langsung dalam tugas. Simulasi yang diberikan sungguh sama dengan realita tugas yang harus mereka hadapi. Tidak mudah dan tidak semua orang mampu, namun bagi saya yang berjiwa petualang hal itu adalah hal yang menarik untuk didalami. Menghadapi kejamnya dunia itu perlu agar saya tidak lunak dalam hidup.

Itulah beberapa alasan saya jatuh cinta dengan London. Dan suatu hari, saya akan kesana mungkin menetap. Bukan berarti saya tidak cinta pada negara Indonesia tercinta kita, bukan itu. Tapi untuk mengembangkan kemampuan saya, memaksimalkan potensi dalam diri. Karena lingkungan besar perannya dalam membentuk diri saya. Ada kata-kata teman saya yang sampai sekarang masih saya simpan dalam memori otak saya.


“Kalau kamu ingin menjadi orang besar, berkumpulah dengan orang orang besar.”


Nah, sekarang tugas saya adalah menyiapkan diri untuk mewujudkan mimpi indah ini. Keep fighting teman-teman. Apapun yang terjadi jangan menyerah!! So, let’s go to UK. UK, be ready I’ll rock you! Amin. God bless us.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya