Netizen Seharusnya Lebih Memperhatikan Bagaimana Cara Mengkritik yang Baik

Siapa tak kenal dengan netizen?

Netizen atau warganet, dimana mereka berperan aktif dalam dunia maya atau dunia internet. Mereka ngobrol, bersenang-senang, berkomentar, dan lain-lain. Sebagai orang-orang yang hidup di zaman yang serba canggih ini, mereka menggunakan internet seperti layaknya kewajiban sehari-hari.

Advertisement

Peran mereka sangatlah penting untuk dunia internet. Bahkan saat ada gagasan buruk dari seseorang, netizen dapat mengkritik dan membuat orang itu membatalkan gagasannya. Bahkan pemerintah juga dapat dikritik atau diberi saran oleh netizen. Tak hanya itu, mereka juga memberi dukungan pada para tokoh-tokoh terkenal di media sosial atau yang lain. Oleh karena itu, banyak orang ingin viral atau terkenal dan didukung oleh banyak netizen.

Tapi sebaliknya, netizen juga dapat menjadi monster bagi sebagian orang. Apalagi artis yang dikenal banyak orang. Kritikan mereka dapat membuat seseorang tertekan dan mental menurun. Setiap komentar yang mereka buat, yang baik atau yang buruk, akan dilihat oleh banyak orang. Hal itulah yang membuat seseorang makin merasa tertekan dengan komentar buruk.

Layaknya peluru, setiap tulisan seorang netizen bahkan bisa menghancurkan kehidupan seseorang. Banyak orang yang hidupnya hancur, mengasingkan diri, karir yang rusak, bahkan mengakhiri hidup, gara-gara komentar buruk seseorang. Pasalnya memang komentar itu akan dilihat banyak netizen lain. Dan yang membuat lebih buruk lagi, netizen lain akan mendukung komentar buruk itu.

Advertisement

Contoh dari kasus ini cukup banyak. Bahkan baru-baru ini seorang artis korea bernama Jeon So Min dikritik buruk oleh netizen. Bukan hanya dirinya saja, tapi bahkan keluarganya juga menjadi sasaran. Juga pada tahun lalu, ada artis dari grup f(x), Sulli, bunh diri gara-gara komentar dan bullying oleh para netizen. Ada pula artis indonesia yang bahkan akan menuntut netizen yang berkomentar buruk pada Hana Hanifah.

Para netizen juga harus memperhatikan siapa yang dikritik dan memang benarkah mereka pantas dikritik. Orang yang dikritik bahkan bukan penjahat, pembunuh atau seorang kriminal. Jikapun mereka seharusnya mereka harus dikritik, seharusnya dengan bahasa yang baik dan tidak menyakiti hati. Para netizen juga tidak mau kalau dikritik begitu buruk oleh seseorang, kan? Itupun jika orang yang diberi komentar memiliki kondisi mental yang baik dan kuat, kalau tidak?

Memang seharusnya netizen tak mengomentari kehidupan seseorang sampai melewati batas. Netizen juga harus tahu bagaimana berkomentar dan menjalankan media sosial dengan baik. Kita harus menempatkan diri pada orang yang akan kita berikan kritikan atau komentar. Ya, memang harus berpikir dua kali. Menjadi netizen tidak boleh mengomentari buruk seseorang hanya karena ingin bersenang-senang saja. Mereka juga harus berpikir bagaimana mereka bertanggungjawab.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE