Jika kamu pernah atau saat ini sedang duduk di bangku kuliah, tentu kamu akan berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan nilai yang terbaik semisal A atau B. Namun, apabila mendapatkan nilai C apa yang akan kamu lakukan? Sedih kah? Kecewa pasti dan tentunya kamu ingin sekali mengulang mata kuliahmu yang C.

Eh tunggu dulu sebelum kamu mengulang mata kuliahmu yang C, ada lebih baiknya kamu menyimak hal-hal yang tidak kamu sadari bahwa nilai C tidak seburuk dan serendah yang kamu pikir

Advertisement

1. Orang yang mendapatkan nilai C adalah orang yang tidak sombong

Saat ujian semua mahasiswa akan berlomba untuk mendapatkan nilai A atau B tujuan nya agar IPK mereka besar. Ketika hari pengumuman hasil ujian nampaknya kamu sedih dan kurang beruntung karena hanya berhasil mendapatkan nilai C.

Di lain sisi temanmu dengan bangganya menyombongkan diri mendapatkan nilai A,padahal tidak ada teman yang bertanya. Di sini sisi positifmu akan timbul, kamu tidak perlu menyombongkan nilai yang kamu dapat ke teman-temanmu

Advertisement

2. Orang yang mendapatkan nilai C adalah orang yang pemikir dan jenius

Ujian dimulai kamu mendapatkan lembaran soal pertanyaan yang biasanya berisikan sebutkan dan jelaskan. Kamu ingat semalam kamu pernah membaca soal yang seperti ini namun kamu tidak bisa menjelaskan secara detail dan spesifik yang sama dengan di buku atau di slide.

Akhirnya kamu menuliskan jawabanmu dengan cara mengarang. Berbekal dengan daya imajinasi, kamu menulis hal yang menurutmu ada kecocokan kata dan pemahaman yang hampir sama dengan pertanyaan,

Jawaban yang seharusnya nggak banyak, eh malah kamu kebablasan menulis jawaban dengan panjang. Sungguh jika seperti itu, maka kamu adalah seorang yang jenius.

Jenius bukan semata-mata yang dinilai ialah angka atau nilai yang besar. Jenius juga bisa digolongkan kepada pola pikir yang berbeda namun mempunyai landasan penilaian yang sama

3. Orang yang mendapatkan nilai C adalah cenderung orang yang mudah berkembang

Pernah kah kamu menilai diri sendiri atau temanmu yang aktif organisasi tapi nilainya banyak C? Jangan heran mereka mendapatkan nilai C, karena waktu dibagi untuk fokus kuliah dan mengurusi organisasi. Walau terkadang banyak mahasiswa yang salah lebih mengutamakan organisasi daripada tugas pokoknya kuliah.

Hal yang perlu kamu ambil dari pelajaran ini bahwa mahasiswa yang sibuk organisasi dan sekaligus kuliah adalah orang yang mempunyai pengetahuan yang terbuka dan luas. Ia tahu bahwa dunia kerja bukan selalu bicara tentang apa yang kamu dapat di bangku kuliah dulu.

Kamu tidak bisa membanggakan kamu adalah lulusan dengan IPK besar dan lulus dengan pujian. Saat kamu bekerja kamu tidak lagi dipandang sedemikian itu, kamu sudah sejajar dengan partner kerjamu. Atasanmu sudah lupa kalau kamu lulusan terbaik di fakultasmu dan jurusanmu, yang dinilai hanyalah keaktifan kamu dalam bekerja.

Atasanmu mungkin lebih menyukai orang yang aktif daripada yang pasif dan keaktifan bisa kamu dapatkan dari pengalaman organisasi yang pernah kamu ikuti dulu. Buat kamu yang saat ini lagi berkuliah jangan habiskan waktumu untuk pergi kuliah pulang kuliah, pergi kuliah kosong waktu pergi ke mall atau kantin untuk nongkrong. Hentikan kebiasaan itu jangan sampai kamu menyesal.

Gunakan waktu pentingmu untuk kegiatan yang positif, misalnya aktif dalam kegiatan organisasi dan relawan. Dari sana kamu akan dapat memetik hal yang penting dalam kegiatan tersebut dan berguna untuk masa depanmu kelak.

Untuk kalian yang saat ini sedang kuliah nilai kalian banyak angka C, jangan bersedih. Kecewa boleh tapi jaga terlalu menyikapinya dengan rasa emosi yang berlebihan yang bisa membuat kamu merugi. Sehingga kamu dendam dengan dosenmu yang memberikan nilai C.

Sudah lupakan pemikiran itu, perbanyak istighfar dan cobalah mengambil sisi positif. Setiap masalah yang terjadi ada sebab dan akibat, ada nilai baik dan buruk. Pelajari hal baiknya tinggalkan yang buruknya.

Yang membuat kamu sukses bukan dosenmu, yang membuat kamu bahagia bukan orang lain, yang membuat kamu mendapatkan nilai C adalah kamu. Bukan karena dosenmu atau juga bukan karena temanmu. So berpikirlah panjang, jangan terlalu sempit memandang hidup ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya