Indonesia merupakan Negara dengan segala kekayaan sumberdaya alam, kebudayaan, dan adat istiadat yang dimiliki. Keindahan alam dan Keramahan masyarakatnya yang membuat banyak orang asing jatuh cinta dengan Negara kita tercinta. Nilai sejarah yang dimiliki mulai dari kebesaran kerajaan majapahit hingga kisah heroik para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Namun, apa yang hilang dari Indonesia saat ini dengan segala permasalahan yang ada. 

Permasalahan yang tanpa disadari oleh kebanyakan orang saat ini ialah etika dan moral yang para pendahulu pernah ajarkan. Rasa toleransi, gotong royong, musyawarah untuk mufakat, dan taat akan aturan seakan sulit ditemui pada saat ini. Masyarakatnya yang lebih mengedepankan sifat individualistis, ego yang tinggi, dan tidak perduli dengan keadaan lingkungan yang terus menerus dirusak dan dieksploitasi. Teknologi yang kian maju malah membuat kemunduran dalam merasakan keadaan lingkungan dan sosial disekitar kita.

Advertisement

Teknologi dengan segala kecanggihan yang dimilikinya tidak hanya mempunyai dampak positif bagi penggunanya tetapi juga memiliki sisi negatif yang luar biasa besar yang membuat sisi alami manusia yang mengedepakan rasa peduli dan menghormati sesama menjadi kian memudar.

Nilai kemudahan dan nilai praktis yang ditonjolkan mejadikan sifat ketergantungan akan sebuah teknologi menjadi semakin tinggi. Hal tersebut bisa membuat manusia menjadi lebih individualistis dibandingkan rasa bersosial yang membuat orang tersebut tidak lagi membutuhkan orang lain disekitarnya. Budaya bertanya kepada seseorang akan hilang digantikan dengan budaya bertanya ke “mbah google” yang tidak bisa dipungkiri memang terjadi saat ini. Konten negatif yang mudah diakses juga merupakan sumber kemunduran etika dan moral yang ada di masyarakat. Aturan yang ada seakan tidak lagi berguna dalam mengatur masyarakatnya, yang terjadi malah masyarakat diatur oleh sebuah teknologi.

Taat dengan peraturan yang ada mungkin sudah sangat sulit dijumpai pada sifat seseorang. Bahkan  hanya segelintir orang yang saat akan aturan dan merasa takut untuk melanggar aturan di masyarakat.  Banyak hal yang membuat seseorang merasa terpaksa untuk melanggar suatu aturan yang ada dan juga merasa terpaksa untuk menaati peraturan. Contoh kecilnya adalah seringnya kita membuang sampah sembarangan, menerobos lampu merah jika jalanannya sepi, dan masih banyak lagi. Mungkin beberapa orang beranggapan bahwa melanggar aturan demi kebaikan dirinya dan pun tidak tidak ada orang lain yang melihat perbuatannya. Akan tetapi perbuatan melanggar aturan akan selamanya menjadi perbuatan yang tidak dibenarkan.

Advertisement

  

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya