Mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata nyinyir. Nyinyir berdasarkan survei dan penjelasan dari warganet adalah suka mengkritik orang lain terus menerus secara pedas. Sikap nyinyir ini seringkali digunakan di sosial media, beberapa orang melontarkannya dengan sengaja untuk merusak nama baik atau merendahkan orang lain dan yang lainnya hanya followers. Dengan alasan apapun sikap nyinyir ini tidaklah memberi manfaat, yang ada malah merugikan. Jika kamu terus nyinyir di sosial media hal-hal inilah yang akan terjadi.

Terlalu banyak nyinyir membuatmu terlihat belum matang secara emosional

Advertisement

Ketika nyinyir, kamu akan terlihat seperti anak kecil dan kata- kata yang kamu lontarkan dengan penuh amarah menandakan emosional yang belum matang.

Orang-orang akan takut berteman denganmu

Karena sosial mediamu penuh dengan nyinyir-an, teman-temanmu pun mulai menjauh karena mereka menganggapmu tidak bisa mentolelir kesalahan orang lain.

Advertisement

Bahkan kamu jadi mempunyai haters

Nyinyir-an yang dilontarkan kepada sesorang terkadang juga berpengaruh pada orang lain yang ikut membacanya. Alhasil orang tersebut antisimpati dan menjadi hatermu.

Beberapa orang yang sering nyinyir mungkin jadi viral, tapi apakah itu membanggakan jika hal negatif dari dirimu yang jadi viral. Percayalah banyak nyinyir di sosmed itu nggak keren sama sekali, bahkan dapat merusak kesehatan mentalmu. Biasakanlah positive thinking, cari tahu kebenaran suatu hal terlebih dahulu sebelum memberikan komentar. Sampaikan komentarmu dengan bahasa yang baik, jangan jadikan kebebasan berpendapat membenarkan tindakanmu untuk nyinyir.

Keep postive thinking, guys!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya