Sudah diketahui bahwa perpisahan menjadi momok terbesar bagi hampir sebagian orang. Setiap orang yang bertemu pastilah akan berpisah. Beberapa orang membenci bahkan meratapi suatu perpisahan. Perpisahan, berpisah berasal dari kata pisah adalah pertemuan terakhir, pergi, tidak lagi bersama, dan  dimana kita harus merelakan sebuah kenangan. Pada umumnya ada dua kenangan yaitu menyenangkan dan menyedihkan. Tapi yakinlah kenangan adalah sebuah hal yang luar biasa yang tak bisa dilupakan. Kenangan yang membuat kita sadar akan halnya sebuah kebersamaan, kekompakan, kekonyolan, yang kita lewati bersama. Dan kenangan adalah keindahan yang akan dikenang dan dijadikan pelajaran hidup.
Â
Kebanyakan orang yang ditakutkan adalah kata berpisah karena mereka tidak bersama lagi, bahkan beranggapan akan kesepian jika harus berpisah. Tetapi  tanpa kita sadari perpisahan juga membuat kita semakin dewasa karena terkadang perpisahan membuat kita bisa membedakan mana yang harus dipilih dan mana yang harus ditinggalkan. Karena kadang jalan yang terbaik adalah harus berpisah. Tetapi harus tahu konteksnya.
Â
Perpisahan terbagi menjadi beberapa dan menurut versi masing-masing orang yang menilai. Misalnya perpisahan pada percintaan (pacar, suami-istri), biasanya ketika kita putus atau bercerai. Nah, ini termasuk perpisahan yang tergolong menyedihkan yang mungkin terjadi pada kedua pihak atau satu pihak. Perpisahan pada percintaan ini ada  beberapa faktor, yaitu mungkin saja karena kurangnya komunikasi, ada orang ketiga, kurangnya kecocokan, atau tak ada restu dari orang tua.
Pada umumnya perpisahan sangatlah tidak diinginkan, tetapi karena banyak faktor yang harus memungkinkan kata berpisah harus terjadi. Pada kata berpisah akan muncul dengan kesepakatan kedua pihak atau kadang hanya satu pihak yang setuju. Perpisahan pada percintaan bisa juga berakibat permusuhan ataupun pertemanan tergantung orang yang menjalankan atau mungkin saja pada perpisahan ini hanya sementara dan mungkin nantinya akan disatukan lagi oleh takdirnya.
Akibat setiap perpindahan lingkungan maka akan terjadi perpisahan, tak terkecuali ketika menginjak bangku SMA, aku berpisah dengan teman temanku, aku berpisah dengan sosok sahabat yang selalu menjadi penopang diriku dan penguat di setiap permasalahanku. ​Ketika berada di lingkungan berbeda aku merasa menjadi sangat asing dengannya, aku tidak menemukan sosok dia dahulu, dan aku merindukan hal-hal tersebut. Aku merasa berada di lingkungan baru yang tidak nyaman tanpa dia. Hidupku seolah kosong karena tiada dirinya. Aku merasa sedikit sakit jika merasakan hal ini
Aku tau setiap pertemuan ada perpisahan, namun jangan dia. Perpisahan ada yang menyenangkan ada juga yang menyedihkan. Setiap orang mempunyai cerita yang berbeda-beda. Dan bahkan tiap cerita itu mempunyai keunikan, kelucuan, dan sampai tidak boleh dilupakan dan wajib dikenang. Mungkin berlebihan, tapi itulah sebuah kenangan yang mungkin sekarang harus mengalami yang namanya perpisahan. Banyak orang mengatakan perpisahan adalah menyedihkan karena harus pisah, pisah atau berpisah itu pasti ada karena pertemuan pasti ada perpisahan.
Â
Perpisahan mempunyai kenangan, yaitu kenangan yang berarti, kenangan yang mempunyai makna yang indah, kenangan yang membahagiakan, kenangan yang pahit, kenangan duka atupun suka dan kenangan membuat kita menjadi dewasa. Di awal pertemuan dan di akhir ada perpisahan, dan di dalamnya itu ada sebuah kenangan yang akan menjadi sejarah.
​Setiap manusia di kehidupan ini, selain pertemuan, pernah mengalami perpisahan. Istri bercerai dengan suami, orang tua berpisah dengan anak. Demikian juga kedua insan yang sedang dimadu asmara pun kadang harus terpisah jarak. Ketika perpisahan terjadi, hampir semua manusia tidak menyukainya, mengalaminya dengan kesedihan, kebencian, dan kemarahan.
Selama perjalanan hidup saya sampai sekarang ini, saya juga tidak luput dari perpisahan. Bila sebagian besar manusia mengutuk perpisahan dengan jumlah tetesan air mata kesedihan yang tak terhingga, juga kemarahan, saya sekarang ini masih terus belajar melihat perpisahan sebagai sesuatu yang indah. Perpisahan sebagai suatu bagian dari cinta.
Pertanyaannya kemudian, mengapa saya belajar melihat perpisahan sebagai sesuatu yang indah dan bagian dari cinta?
Karena saya memahami, pertemuan dan perpisahan itu bergandengan tangan. Perpisahan diberi ucapan terima kasih. Perpisahan disuguhi rasa syukur. Kehidupan ini tidak hanya tersusun atas pertemuan, tetapi juga perpisahan.
Sejak manusia mengenal cinta, kehidupan diisi dengan pertemuan dan perpisahan. Dan keduanya adalah bagian dari cinta. Dengan kesadaran seperti ini, bisa dimaklumi kalau di setiap cerita cinta, di akhir perjalanan, manusia bertemu dengan perpisahan. Perpisahan dengan orang-orang yang dicintai, perpisahan dengan diri sendiri, perpisahan dengan kehidupan.
Dan bukan kebetulan kalau saat lahir, tangan bayi menggenggam. Saat meninggal, tangan manusia terbuka. Ikhlas melepaskan perpisahan. Tulisan sederhana ini mencoba mengajak untuk tidak terlalu sedih, marah, dan membenci perpisahan. Terutama karena ketika seseorang mengalami perpisahan, ia sebenarnya sedang mengundang pertemuan selanjutnya
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”