Perempuan, Sosok Tangguh yang Multi Peran

Waktu demi waktu berjalan terjadi perkembangan zaman dalam berbagai bidang. Perkembangan tersebut menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat. Banyak nilai dan norma yang bergeser akibat adanya perubahan sosial. Salah satu yang mengalami perubahan yaitu pada perempuan.

Advertisement

Dahulu perempuan tidak bisa mengakses berbagai hal di ranah publik. Perempuan hanya boleh di ranah domestik. Saat ini perempuan telah bisa merasakan ranah publik. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan mengalami peningkatan. Apalagi dengan seiringnya kemajuan modernisasi dan globalisasi yang membuat adanya perubahan pada tuntutan peran pada perempuan. Perubahan peran gender disebabkan beberapa faktor, yaitu lingkungan sosial masyarakat, struktur sosial hingga cerita mitos – mitos di masa lalu.

Memaknai Peran Ganda Perempuan

Peran dapat diartikan sebagai bagian yang dilakukan seseorang pada setiap kondisi serta perilaku untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Peran ganda perempuan sendiri merupakan dua atau lebih peran yang dilakukan oleh perempuan pada waktu yang bersamaan. Peran ganda perempuan yang sangat sering dijumpai yaitu peran dalam rumah tangga dan perempuan karir.

Advertisement

Peran perempuan yang selalu melekat ialah dalam rumah tangga namun peran ganda ini memaknai peran perempuan bukan hanya dalam rumah tangga saja. Peran perempuan juga bisa merambah ke sektor publik. Perempuan bisa memiliki berbagai peran (multi peran) selama ia bisa berkomitmen menjalankannya dengan benar.

Adanya emansipasi wanita menyebabkan peran perempuan pada zaman dahulu dan zaman ini berbeda. Dahulu perempuan hanya boleh melakukan kegiatannya di rumah saja sedangkan saat ini telah banyak perempuan yang berkegiatan di luar terutama untuk bekerja. Peran dalam rumah tangga dan wanita karir sama – sama memiliki waktu serta tanggung jawab pekerjaan yang besar. Perempuan bisa merasakan sektor publik yang dahulu tidak bisa dilakukan. Hal itu menunjukan adanya kesetaraan antara laki – laki dan perempuan.

Advertisement

Perempuan Dalam Rumah Tangga

Perempuan dalam rumah tangga memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Hal itu karena perempuan dalam rumah tangga menjadi penanggung jawab dan pelaku utama dalam tugas rumah tangga. Perempuan dalam rumah tangga ini menunjukan perempuan yang berada pada ruang domestik.

Tugas ibu rumah tangga tidak dapat dilihat oleh orang lain oleh karena itu pekerjaan ibu rumah tangga tidak dapat dikatakan sebagai wanita karir. Padahal pekerjaan yang ibu rumah tangga lakukan termasuk produktif bagi keluarganya. Pekerjaan ibu rumah tangga tidak dapat menghasilkan upah. Jam kerja ibu rumah tangga dapat dikatakan sepanjang waktu. Ibu rumah tangga dapat mencakup berbagai hal dari memasak, mencuci, mendidik, mengasuh dan masih banyak lagi

Perempuan di Dunia Kerja

Di era modernisasi dan globalisasi semakin banyak sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja. Perempuan saat ini telah bisa merasakan pekerjaan di sektor publik. Hal itu terlihat dari partisipasi perempuan dalam angkatan kerja. Perempuan menjadi lebih berkembang dengan memiliki peran di sektor publik. Adanya peningkatan dalam pendidikan, keterampilan, kesejahteraan dan masih banyak lagi. Perempuan yang berkarir melihat kerja bukan hanya untuk mendapatkan uang namun juga sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan aktualisasi diri. Beberapa di antaranya bekerja karena merasa bosan dan jenuh serta untuk mengisi waktu luang. Adanya wanita karir sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Walaupun perempuan memilih untuk berkarir namun juga tetap harus memenuhi kewajibannya dalam mengurus rumah tangga.

Individu Multi Peran yang Termarjinalkan

Perempuan saat ini telah diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatannya dalam sektor publik. Hal tersebut telah membuktikan adanya perkembangan kesetaraan dan kesamaan antara laki–laki dan perempuan. Pada zaman dahulu, kesempatan perempuan untuk ke sektor publik sangatlah sulit namun saat ini perempuan bisa merasakannya. Hal itu karena adanya tuntutan dari perubahan zaman yang semakin kompleks.

Perempuan dapat masuk ke ruang publik dengan berbagai macam alasan, baik sebagai keharusan atau keinginan dari diri sendiri. Masuknya perempuan dalam ruang publik tidak melepaskannya peran perempuan dalam ranah domestik. Ruang domestik masih dianggap sebagai tempatnya perempuan. Perempuan memiliki peran ganda antara ruang domestik dan publik. Masyarakat memperbolehkan perempuan untuk masuk ke ruang publik namun jangan lupa untuk tetap melakukan tugasnya di ruang domestik. Hal itu menyebabkan adanya peran ganda yang ditanggung oleh perempuan. Tanggung jawab yang dibawa oleh perempuan menjadi semakin besar.

Perempuan dapat dikatakan sebagai individu yang multi peran karena harus menjalani peran gandanya di ruang publik dan domestik. Perempuan telah masuk dalam ruang publik namun laki – laki tidak masuk dalam ruang domestik. Laki–laki dari dahulu selalu mendominasi ruang publik dan sangat jarang menyentuh ruang domestik. Laki–laki dapat dengan bebas melakukan pekerjaannya di ruang publik dan tidak menanggung pekerjaan di ruang domestik.

Perempuan memang telah bebas masuk dalam ruang publik untuk bekerja. Walaupun demikian, perempuan masih merasakan ketidakadilan di dunia kerjanya sektor publik. Perempuan juga harus menerima upah yang lebih rendah dari laki–laki yang padahal beban kerja yang dilakukan sama. Perempuan sebagai individu multi peran masih termarjinalkan di masyarakat. Padahal beban yang ditanggung lebih banyak tidak membuat perempuan merasakan kesetaraan dan keadilan seperti laki–laki.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

CLOSE