PART 3

Bebatuan kini kebentuk menjadi tangga

Advertisement

Batu yang diterima sudah menjadi tangga menuju kesuksesan

Eits,

Ternyata kepahitan tidak sampai situ…

Advertisement

 Saya bergabung dengan  startup perhotelan di awal 2018. Saya bergabung menjadi Business Development Executive ( BDE ) yang saya baru tahu, saya satu – satunya orang yang bergabung menjadi BDE, dimana orang lain posisinya sudah menjadi Business Development Manager.

Lalu,apa yang saya proteskan?

Ternyata, BDE dan BDM itu sama saja,hanya berbeda nama agar gajinya juga berbeda. Orang – orang yang baru join pun dengan bidang yang sama semuanya memiliki titel BDM, hanya saya yang BDE. BDM dengan gaji diatas 11 juta, hanya saya saja yang bergaji 7 juta lebih dengan target, tekanan, dan jenis kerja yang benar–benar sama!

Tapi saya tidak mengeluh. Setidaknya saya sudah lepas dari perusahaan sebelumnya dan menjalani pekerjaan baru.

Saya ditugaskan di Yogyakarta beserta dua orang lainnya, dimana 1 orang ini menjadi salah satu inner circle terbaik saya hingga sekarang. Tim BD ada banyak dan tersebar diberbagai kota, dan walaupun beda tempat kami bisa berkomunikasi dan berteman dengan baik .

Dua bulan pertama saya tidak mencapai target yang diberikan kantor, hingga saya sempat masuk sebagai salah satu orang yang tidak akan lulus probation.

Setelah berjuang kesana kemari…


…naik gojek hingga 10 kali setiap harinya dari jam 7 pagi hingga 11 malam didaerah Yogyakarta,

berjalan kaki untuk melihat hotel – hotel sekitar ditengah terik matahari yang tinggi,

makan hanya sempat sekali sehari demi mengejar target


Sempat tidur dirumah kumuh karena uang yang tidak cukup namun gengsi tinggi untuk minta uang kepada orangtua,

Akhirnya saya lulus probation!

Bahkan nama saya selalu disebut–sebut oleh bos saya dahulu selaku Head Of Marketing sebagai salah satu karyawan terbaik dia! Setelah 6 bulan bekerja, saya mendapatkan predikat sebagai The Best Employee of 2018!

Meski diberi predikat, gaji saya masih dengan angka yang sama. Ketika banyak teman–teman saya yang keluar karena mengeluhkan gaji mereka yang tidak sesuai dengan tekanan mereka (padahal gaji mereka di atas 11 juta), saya memilih untuk tetap focus bekerja dan tidak mengeluh padahal tekanan dan target saya sama dengan mereka, meski  mereka tidak tahu berapa gaji yang saya terima tiap bulannya. Namun saya terus maju karena saya percaya.


~Kerja keras dan tanpa mengeluh akan terbayar pada waktu yang tepat


Tidak lama setelah itu, saya diberitahu saya akan naik jabatan. Saya tidak mengharapkan macam- macam, paling naik sebagai Business Development Manager. Ternyata,rencana Tuhan lebih baik dari apa yang saya pikirkan

Saya beserta 4 orang pria terbaik naik menjadi Regional Sales Manager (RSM).

Saya sangat takjub dan tidak percaya.

Bayangkan, dengan hasil kerja keras saya tanpa mengeluh, terus bekerja , dari seorang Business Development Executive lalu loncat ke 3 posisi langsung ke Regional Sales Manager!

Flow untuk posisi di department kami  antara lain:

BDE > BDM > Area Sales Manager > Regional Sales Manager > Head of Marketing

4 orang yang naik dengan posisi yang sama semuanya adalah pria, saya satu–satunya perempuan. Mereka yang naik berasal dari posisi BDM, saya satu- satunya BDE.

Kini, saya setiap minggu keliling Indonesia menerbangi 3 pulau besar, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra untuk memantau anak–anak timku bekerja dengan baik. Ingat dalam paragraph sebelumnya, bahwa gaji bukanlah hal yang penting? Ya, karena gaji akan mengejar sesuai dengan jenjang karirmu.

Gaji saya yang awalnya dari 7 juta, kini menjadi bersih 23 juta rupiah plus tunjangan lain diluar dari komisi menjadi 35 juta tiap bulannya. Pernah ketika komisi cair, pendapatan saya mencapai 40 juta/ bulan.


Saya kini sudah mulai berinvestasi kecil-kecilan, menabung emas.


Lalu bagaimana reaksi keluarga besar saya?

Tante yang waktu itu pernah menegur saya untuk ‘langsung menikah daripada capek–capek kerja hanya untuk gaji 5 juta/ bulan. Kini melihat saya dengan baik. Ketika Ibu saya masih pusing soal jodoh yang tak kunjung-kunjung dating, beliau kini berkata

"Biarlah anak ini fokus mengejar karirnya. Ia sudah cukup bahagia dengan kehidupannya kini’."

Lalu, ada juga tante lain yang mendengar kisah karirku menyeletuk, "Dulu saya pikir anak ini bodoh loh~ ternyata memang dia memiliki bakat sebagai marketing. Gajinya bahkan lebih besar dari saya! Anak ini  sekarang hebat ya! Wanita karir banget! Untung dulu nggak jadi menikah dengan si- pelaut~"

Walaupun begitu, saya sangat menyayangi dan mereka, sesekali saya selipkan uang jajan.


Bagaimana dengan kolega toxic dari kantor lama?


Saya setiap weekend selalu posting liburan di kota–kota berbeda dan otomatis dilihat oleh mereka. Saya juga menceritakan kehidupan karir saya lewat story tersebut.  Lalu, teman yang waktu itu bilang, "Saya nggak akan lulus dan stuck di kantor lama itu."

"Gila Pat, gue seneng lihat lo sekarang. Sudah sukses banget! Gue seneng akhirnya lo bisa berkontribusi dengan baik untuk perusahaan yang lo jalani sekarang. Salam sukses!"

Saya  juga memiliki teman–teman baik dikantor lama yang selalu support saya. Mereka senang dengan apa yang saya lakukan sekarang dan menceritakannya ke teman–teman lainnya dikantor lama saya.

Lalu, apa yang bisa petik dari kisah yang begitu panjang ini?

Pertama,

Batu yang dilemparkan kepadamu selalu ada makna di dalamnya. Tergantung bagaimana kamu menyikapi batu–batu tersebut. Apakah kamu akan terus membiarkan batu – batu itu untuk melukaimu, atau batu–batu yang dilemparkan kepadamu, kamu kumpulkan dan kamu bentuk menjadi tangga pelan pelan untuk mencapai segala impian kamu

Kedua,

Apapun proses kehidupan yang terjadi kepadamu, alamilah dan nikmatilah, karena itulah yang akan memproses dan membentuk dirimu menjadi seseorang yang tanggu dan kuat dan siap menghadapi rintangan berikutnya!

Ketiga,

Bersyukur selalu dan selalu dan selalu untuk semua hal yang terjadi kepadamu. Karena setiap proses dalam hidup akan selalu ada makna kedepan didalamnya, jadilah orang tangguh versi dirimu dan buktikan bahwa kamu bisa menjadi lebih baik dan membuktikan itu kepada orang lain!

Salam sukses!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya