Perkembangan Lofi Hip-Hop di Dunia, Rise of Low Fidelity

Perkembangan Lofi Hip - Hop didunia

Lofi Hip – hop menjadi sebuah fenomena yang paling menarik pada Youtube awal 2010, "Lofi Hip Hop" mengacu pada genre musik yang menyatukan unsur-unsur hip-hop dan jazz tradisional untuk menciptakan suara instrumental yang atmospheric, nama lofi berasal dari istilah low fidelity biasanya adalah element dari sebuah lagu yang tidak diinginkan didunia music professional hal ini bisa termasuk note yang salah, suara lingkungan, signal yang rusak, dan bunyi dari pemutar kaset lagu.

Advertisement

sejarah Lo-Fi bahkan dimulai lebih dari 30 tahun lalu tidak ada yang tahu siapa yang menciptakan Genre ini tapi ada dua nama yang selalu, muncul bahkan dipercayai mereka adalah godfather dari Lofi hip – hop, orang itu adalah Nujabes dengan J Dilla, mereka berdua adalah producer yang membuat karakteristik lofi hip – hop yang kita kenal sampai sekarang ini.

James Dewitt Yancey atau biasa dikenal dengan J Dilla adalah seorang record producer yang berasal dari Detroit, yang membedakan J Dilla dari semua artist di Hip – Hop pada tahun 90an dimana kebanyakan artist hip – hop megunakan beat yang cepat, dan keras, Dilla memilih mengunakan beats yang lebih santai, bebas, dan halus Vox membuat video yang bagus dalam membedah music – musicnya jika kalian ingin memnontnya bisa di check di Youtube, sayangnya J Dilla meninggal disebabkan complikasi dari penyakit darah langka TTP, dan Lupus pada 6 February 2006.

Sube Jun, atau Nujabes seorang record producer dari negeri sakura, Nujabes memiliki style yang sangat berbeda dalam hip – hop dia mengabungkan dengan mensintesis sampel, melodi dan ketukan bersama-sama, Nujabes mengangkat suara menjadi lebih kaya, suasana hati yang pedih, Nujabes selalu mengambil sample dari hip-hop, jazz dan electronica bersama untuk menciptakan sesuatu yang 100% Nujabes.

Advertisement

Kebanyakan lagu – lagu Nujabes tidak terlalu terkait dengan sebuah genre tapi musicnya lebih terkait dengan emosi, seperti yang disebutkan diatas Nujabes selalu bisa menarik suasana hati dari pendengarnya, lagu Nujabes memilik kesan hangat, membuat para pendegarnya ingin kembali kemasa lalu meraka, dimana dunia lebih simple, dan bahagia.

Tapi bisa dibilang Nujabeslah yang membuat lofi hip – hop menjadi popular dengan kolaborasinya dengan sutrada anime Shinichiro Watanabe, dalam anime Watanabe, Samurai Champloo, dimana lagu Nujabes Battle Cry feat Shing02 menjadi openingnya, sayangnya nasib Nujabes juga berakhir tragis, pada Jumát 26 February 2010 pukul 22:14, Nujabes mengalami kecelakaan bekendaraan di jalan tol Shuto, Tokyo Japan.

Advertisement

Berkat Samurai Champloo astetik anime pun menempel erat dengan lofi hip – hop bisa dilihat dari Youtube jika kita mencari lofi hip – hop tentu saja bukan hanya karna factor ini tapi pengaruhnya besar, hal ini juga dipengaruhi Toonami, dan Adult Swim kabel channel dari amerka yang menayangkan, anime seperti Dragon Ball Z, Samurai Champloo, Outlaw Star, dan banyak lagi. Pada 2006 Adult Swim memutar lagu J dilla di bumper iklan mereka mempererat hubungan ini.

Pada bulan July 2016 Youtuber FrankJavCee membuat tutorial bagaimana membuat music dengan style dari J Dilla, dan Nujabes, lofi hip – hop pun meledak dimana mulai banyak orang yang membuat music – music dengan yang style tersebut, dan juga pada saat ini Youtube merubah algorithmnya mengutamakan watch time yang lama, dan diperkenalkannya feature livestream dimana penonton dapat mendonasikan uang kepada channel tersebut.

Lofi hip – hop dengan melodinya yang santai, dan tidak intrusive sangat cocok diputar saat mengerjakan tugas sehari – hari, belajar, dan bersantai membuat, bertambah banyaknya pendengarkannya hingga sekarang, bisa lihat aja dari dua Youtube channel ChilledCow, dan Chillhop Music salah satu channel radio lofi yang paling terkenal dengan ChilledCow 484,904,072 view, dan Chillhop 312,934,827 view masing – masing.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE