Hai Kamu! Apa kabar seseorang yang dulunya sangat kugilai dan cintai. Kulihat dirimu sekarang sangat berbahagia di balik luka yang kau titipkan kepadaku yang hingga sampai saat ini tak bisa ku sembuhkan. Bukannya aku iri tapi rasanya tak adil saja jika sampai saat ini aku masih terpuruk dalam sakit hatiku karena kehilanganmu sedangkan kau dengan bangganya bisa melangkah jauh lebih bahagia dengan kisahmu yang baru. Mungkin takdir memang benar jika kau bukanlah untukku yang malang ini dan benar bahagiamu bukanlah denganku, yang pasti kesedihanku adalah buah dari kesalahanku yang salah mencintaimu.

Semoga hari-hari bahagiamu berlanjut sampai nanti dan kau tak di kecewakan oleh seseorang yang menggantikan tempatku itu, tempat di mana aku merasakan betapa indahnya mencinta dan dicinta. Jika itu terjadi kau pasti akan tahu bagaimana keseimbangan alam semesta ini saat dia mulai berbicara dan bekerja. Di saat kau sadar betapa pahitnya buah dari perjuangan yang di balas dengan duka dan ingkar seperti saat aku kehilangan cintamu yang ternyata sangat busuk itu. Aromanya yang masih terbawa sampai sekarang di setiap lamunanku tentang masa laluku yang rusak karenamu. Hingga akhirnya aku tak mampu lagi membayangkan bagaimana masa depan cintaku bersama seseorang yang baru di hidupku nanti karena trauma oleh cintamu.

Advertisement

Makanya sampai saat ini aku masih berpelukan bersama kesendirian di temani sepi dan benci. Hari-hari yang ku lewati berlalu begitu cepat, aku penat karena tak ada tempat istirahat untuk hatiku dan aku tak tahu lagi apa yang akan terjadi namun yang pasti aku akan mengalahkan semua ini hari demi hari sepertimu yang bisa dengan mudahnya melenggang jauh lebih baik tanpa aku lagi.

Suatu saat kau membaca tulisan ini di mana saja kau berada ku berharap saat itu kau tak seperti apa yang kurasakan saat ini yang sedang menikmati buah dari cintaku yang terbuang dari kekasihku yang pernah kusayang. Semoga kau masih bahagia seperti saat ini ku lihat. Karena apa yang ku lihat dengan hidupmu saat ini membuat mata hatiku terbuka dan keikhlasanku terwujud untuk benar-benar melepasmu dengan seseorang yang kau pilih dan kau anggap yang terbaik dari aku. Satu pesanku untukmu, tak akan ada kebahagian di dunia ini melebihi kebahagiaan cinta dari hati yang tulus seperti yang pernah ku berikan kepadamu dan semoga kau mendapatkannya dengan kekasihmu yang baru.

Sekarang harapanku cuma satu aku ingin benar-benar melupakanmu dan aku berjanji tak akan menengok ke belakang lagi. Aku ingin membebaskan rindu dan benci ini kepada muara yang dalam semoga mereka diam dan tenggelam di sana bersama kenangan yang terlalu indah dan tak berarti bagimu. Betapapun aku membencimu dan kisah kita aku selalu mendoakanmu semoga kamu benar dengan apa yang kau putuskan. Karena hidup cuma sekali dan kau tak seperti aku yang pernah salah menitipkan hati kepada seseorang yang tak menginginkannya.

Advertisement

Jika suatu saat hatimu dibuang dan tak tahu kemana harus pulang. Aku akan memberitahu tempatnya yaitu di muara yang dalam di mana aku membenamkan kisah dan harapanku bersamamu untuk terkubur di sana selamanya, di sana terpendam ruang untuknya. Sekali lagi terima kasih dariku yang kini tak berhenti menulis karena luka darimu dan untukmu yang sangat bahagia tanpa hadirku lagi dalam kisahmu yang kau sebut lebih indah dari pada kisah ku bersamamu. Jalanilah hari-harimu yang indah itu dan semoga takdir selalu memihakmu dan tak ada sesal di hidupmu di kemudian hari karena telah menyakiti perasaan cintaku untukmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya