Termangu. Satu kata yang selalu mengisi pikiran tatkala melihat kilauan bintang di ujung sana. Kerlip-kerlip berwana putih bertaburan tatkala langit mulai bersahabat dengannya. Bersenda gurau di dalam sepinya semesta yang sedang menyaksikan mereka. Kedamaian terasa dalam balutan ceria. Berbekal keyakinan yang kokoh pada nurani sendiri. Dalam gulita yang mencekam relung batin yang berkecamuk. Terselip harapan tuk merasakan kedamaian kalbu. Bersama mengarungi pahit manis kehidupan.

Tersenyum. Hal yang selalu melekat dalam ketenangan baik dalam keramaian maupun dalam kesunyian. Seperti ketika bermuhasabah dengan kilauan cahya disepertiga malam. Menerawang tiap sisi negatif yang telah melekat dalam jiwa. Memejamkan mata tuk merasakan ada segelintir cahya yang menembus tepat dalam kalbu. Magic hours yang sangat dinantikan oleh setiap insan.

Advertisement

Semangat. Momen dimana pikiran dan jiwa dalam keadaan yang sangat baik seperti handphone yang memiliki daya baterai penuh. Maka dari itu jangan sia-siakan kesempatan emas ini sebagai jembatan untuk merancang sesuatu apapun yang positif tentunya. Iringi hal tersebut dengan niat yang tulus sebagai pengantar mimpi yang telah terajut sedari dulu kala.

Lakukan. Tahap terakhir untuk mewujudkan angan yang ada dalam pikiran. Berpikir positif untuk hasil yang akan didapat kelak. Tetap ikhtiar dan usaha semaksimal mungkin. Itulah beberapa tahap dalam menentukan mimpi-mimpi yan akan diwujudkan.

Terakhir, bermimpilah sebanyak mungkin sebelum mimpi-mimpi tersebut akan merenggutmu dan mengilangkanmu dari semesta fana ini. One day, one dream!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya