Sisi Positif Anak Broken Home

Broken Home nggga cuma negatifnya lho, ada positifnya juga!

Nakal, bermasalah, dan tidak penurut. Itulah sebagian besar pandangan dari masyarakat kita terhadap anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak utuh atau tidak harmonis. Pantes nakal, anak broken home sih, adalah satu dari banyaknya kalimat yang sering ditujukan kepada anak korban broken home ini.

Advertisement

Anak broken home sering dipandang sebelah mata dan dikasihani, sehingga sering membuat masyarakat menganggap perilaku nakal tersebut sebagai hal yang wajar hanya karena mereka tumbuh di ruang lingkup yang tidak harmonis atau yang orang tuanya bercerai.

Menurut Spradley dan Allender, keluarga adalah satu orang atau lebih yang tinggal bersama, sehingga memiliki hubungan emosional dalam interelasi sosial, peran dan tugas. Keluarga juga merupakan tempat dimana anak belajar dan bersiap untuk menghadapi masa depan dan menjadi dewasa. Jadi, terjadinya perselisihan dalam keluarga yang mungkin menimbulkan keretakan keluarga atau krisis keluarga inilah yang sering kita sebut dengan broken home.

International of Applied Research, telah menerbitkan sebuah penelitian yang menjelaskan bahwa broken home adalah kondisi ketika keluarga tidak lagi utuh. Tidak ada seorang anak pun yang menginginkan lahir dalam keluarga yang tidak harmonis, namun ketetapan Tuhan bukanlah sesuatu yang bisa diganggu gugat. Keadaan keluarga yang tidak utuh atau tidak harmonis ini, sangat berpengaruh bagi seorang anak. 

Advertisement

Misalnya anak akan kehilangan sosok figure yang dijadikan sebagai contoh, lalu menjadikan anak tidak percaya pada orangtuanya atau cenderung lebih mempercayai orang lain, bahkan sampai membenci kedua orang tuanya.

Namun sebenarnya, berasal dari keluarga tidak harmonis atau tidak utuh tidak selamanya berdampak negatif atau buruk.  Setiap anak memiliki reaksi yang berbeda mengenai permasalahan broken home yang dihadapi nya. Hal menguatkan argumen bahwasannya keluarga broken home tidak hanya memiliki dampak atau sisi negatif nya saja.

Advertisement

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari terjadinya permasalahan broken home ini. Hikmah dari kepahitan yang terjadi ini, harus bisa diterima dan dipeluk erat agar nantinya sang anak tidak menjadi seseorang yang pendendam atau tidak bisa terlepas dari rasa sakit hati. Meskipun berada pada keluarga yang tidak utuh, bukan berarti ia tidak harus berperilaku baik dan tidak berprestasi.  

Justru hal itu merupakan tanda bahwa ia menyikapi permasalahan keluarga nya secara positif. Seperti, ia akan menjadikan permasalahan keluarga nya sebagai motivasi dan dorongan agar ia bisa membuktikan bahwa anak broken home juga bisa berhasil dan sukses. Ia juga akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri sehingga membuatnya mampu untuk menyelesaikan masalah nya sendiri.

Oleh karena itu, meskipun banyak dari korban broken home ini yang sesuai dengan pandangan buruk masyarakat mengenai masalah tingkah laku nya, bukan berarti mereka semua berperilaku sama dan dinilai buruk serta hancur.

Karena pada fakta nya, banyak penelitian menyatakan bahwa anak-anak broken home dapat  menyesuaikan diri dengan baik dan bisa menunjukkan sisi positifnya dalam berbagai aspek kehidupan, seperti aspek sosial, pendidikan, dan juga kesehatan mentalnya. Terdapat beberapa sisi terang atau positif yang bisa dilihat dalam diri seorang anak broken home. 


  • Membuatnya menjadi anak yang mandiri dalam menyelesaikan masalah, ia akan menghadapi permasalahan yang datang dengan lebih mudah karena terbiasa menyelesaikannya sendiri ketika orangtuanya tidak dapat diharapkan untuk membantu.

  • Mempunyai semangat yang besar untuk belajar dan berprestasi agar bisa membuktikan kepada dunia bahwa anak broken home juga bisa menjalani hidup dengan baik dan sukses.

  • Berkembang sampai batas yang tidak di sangka, perpisahan orangtua merupakan hal yang berat, namun dengan beban dan tanggung jawab yang dimiliki akan membuat seseorang itu bergerak dan menjadi berkembang.

  • Tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama yang dilakukan orangtuanya dulu, dan tidak ingin anaknya nanti merasakan hal yang sama yang dirasakan nya sewaktu kecil sehingga ia berusaha mempunyai kehidupan yang lebih naik untuk kedepannya.

Anak yang berasal dari keluarga broken home, tak selalu menjadi anak yang tak terarah. Buktinya, banyak dari mereka yang dapat menjadikan status broken home sebagai pembelajaran bagi kehidupannya. Untuk itu, sudah sepatutnya kita menghilangkan stigma  mengenai keburukan anak broken home dan cobalah melihatnya dari sisi yang lebih positif.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE