Cinta Batas Pasrah

Sendiri
Di sudut lamunan malam
Langit kelam kehilangan Bintang
Semilir angin dingin di keheningan
Terasa jiwa menjadi beku
Ketika Cinta rebah di antara gundah
Duhai Sayang
Raut wajah ; senyum merekah
Penghilang segala duka lara
Denganmu ; hidupku menjadi sempurna
Melangkah meraih Cita-cita
Bahagia Dunia hingga Jannah
Ku ingin denganmu
Lirih menepi dalam mimpi
Berlabuh dalam dermaga rindu
Saat engkau halal bagiku
Cintaku sungguh – sungguh
Tak ingin 'ku nodai dengan Nafsu
Menjadi Rahasiaku dengan Rabb-Ku
Biarlah ; ku jaga dalam Do'a
Tanpa satupun yang tahu
Ku simpan sampai ajal menjemputku
Allah bersama yang benar
Jangan Ragu ; semua akan merasakannya
Saat sumpah dilanggar
Allah Maha Menepati Janji
Percayalah

Advertisement

Tujuanku tak'kan Berubah

Dinda
Tak bergeser Langkah satu arah
Melewati Cuaca berganti
Hatiku tak pernah berubah
Kepadamu Kusematkan mimpi
Saat Merengkuh Cinta
Kuharap kau ada
Mengikatku dengan seutas cinta
Agar ragu segera pergi
Kau ; didepan bentangan alam
Hamparan hujan dalam telaga
Kau begitu indah
Tubuh terbasuh ; basah penuh pesona
Menggenggam secercah kehidupan
Duhai Cinta Matiku
Ingin 'ku gapai kamu
Menjadikan temah hidupku
Melewati hari tanpa luka
Terlukis bahagia bersama
Kau ; tak henti terus ada
Menghiasi sunyi kala 'ku sendiri
Cintaku tak kunjung pergi
Karenamu ; Cinta Sejatiku
Berikanlah mimpimu
Ingin 'ku tahu arahmu
Ku rajut dalam Do'a berdua
Engkau Jiwaku disana
Aku menunggumu disini
Kabarkan padaku

@romeil.roffeli

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya