Sebaris Nama Dalam Do'a

Pernah ada tentang kita pada masanya,

Advertisement

Bertemu dalam cerita mengukir kisah, berkisah tanpa rekayasa,

Menggapai asa mengukir tiap bait tanpa jeda. Merangkai tiap bait yang berirama. Kini, lembaran labirin yang bercerita sesederhana kata dan aksara dalam reka,

Mungkin kamu bertanya-tanya, pertanyaan yang menggelayuti pilu hati.

Advertisement

Labirin jingga itu adalah kamu,

Kamu yang tak lekang oleh waktu,

Kamu yang selalu menjadi pilur senja menuai kisah.

Sebaris nama terindah itu adalah kamu, yang belum beranjak dari nurani, menjaga dengan bisik lirih dalam harap do'a pada semesta yang setia.

Tentangmu yang hadir dalam cahaya dan beredup dalam kepergian.

Mengikhlaskan Dalam Pekat Rindu

Jelang pagi kabut itu bercerita,

Menyapaku tanpa suara, sepoi angin mengecupku dengan ramah.

Seraya semesta berpijak turut menjaga.

Menjaga mengiringi pijak tuk jalani kisah.

Hadirmu selalu dinanti, namamu menjadi inspirasi.

Tak akan terganti sampai kapanpun Kau selalu di hati.

Untuk selalu bersama menjalani kisah.

Walau kini aku tak bersamamu, percayalah aku akan menunggumu. Jujur, ku selalu merindukanmu.

Mengikhlaskan yang terkasih dalam senyuman.

Menitip kasih singgah bermunajat pada semesta. H

arapku, dirimu pun selalu dijaga penuh kasih.

Anggun Gerardine/@anggungerardine

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya