#PuisiHipwee; Tanda Tanya Tak Kan Cukup Membuat Jejak

Kini semua seakan biru, membisu.


Tanda Tanya?


Advertisement

Satu saja

Kau tanya berapa jarak antara Venice dan Cinta

Lautan dan senja kuhitung ditelapak tangan

Advertisement

Udara kupeluk dipelupuk malam

Beribu langkah menuju haru

Advertisement

Jangan kau hitung berapa genggaman kubutuhkan

Tanda tanya tak kan cukup membuat jejak

Lebih baik kau lipat baju, pergi denganku

 


Bodoh


Lalu apa kata hati?

Pemiliknya tak setangguh kerikil ditepian Singgalang

Aku rapuh, serapuhnya kata-kata yang dipendam dalam sakit

Aku Gaduh, bila saja ubunubun mengingat tentang mu

Menusuk dalam sekali hingga tak tampak pangkal senja

Memudar hingga pagi

 


Biasanya


Angin dibawah baliho persimpangan jalan ini terlalu dingin

Tak ada yang berlalu lalang

Biasanya ada yang lewat menyeberang ke masa depan yang habis dikunyah oleh waktu

Biasanya ada yang menoleh, menjajakan kepenatan

Biasanya klakson kendaraan berlarilari, berlomba menuju anak istri yang menunggu uang beras untuk pagi hari

Biasanya juga ada perempuan dan teman nya yang tak sebaya, bukan Bapak nya, tertawa lalu mati

Kini semua seakan biru, membisu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler || Writer || Books and Coffee addict~

CLOSE