Rahasia Dibalik Uniknya Nama Kuliner Nasi Gandul

Tau kota Pati kan? Kota kelahiran Soimah itu lho. Do kota pati ada makanan khas yang terkenal enak banget dan punya nama unik, yaitu Nasi Gandul.

Advertisement

Ha? Nasi gandul? Apa yang muncul dibenak pikiran anda setelah mendengar nama nasi gandul? Apakah nasinya gandul-gandul atau apanya yang digandul?

Nah beginilah sejarah awal diberi nama nasi gandul. Sejarah asal-usul nama nasi gandul khas Pati berasal dari sebutan "gemandul" atau "gandul" yang berarti "bergelantung". Satu versi mengatakan, kata nasi gandul atau sego gandul diambil dari cara penyajian menggunakan daun pisang. Sehingga posisi nasi tidak menempel langsung di piring. Posisi nasi beralas daun pisang inilah dikatakan sebagai "menggelantung" di mana dalam bahasa Jawa disebut dengan "gemandul".

Oleh karena itu, nasi yang dulu dijual dengan alas daun pisang dan berbahan dasar empal daging sapi berkuah santan dinamakan sego gandul. Sego berarti nasi, sedangkan gandul yang diambil dari kata gemandul berarti menggelantung. Begitu satu versi sejarah dan asul-usul nasi gandul.

Advertisement

Sejarah nasi gandul pati versi lain menyebutkan, dulu ada seorang penjual nasi daging empal berkuah santan dengan cara dijual keliling dan dipikul. Nah, berhubung cara berjualannya menggunakan tongkat dan dipikul, otomatis nasi yang dijual memiliki posisi gemandul yang berarti menggelantung. Dari sini, orang-orang Pati kemudian menyebutnya sego gandul.

Dari kedua cerita tersebut,kita dapat menyimpulkan bahwa arti nasi gandul secara harfiah adalah nasi yang menggelantung. Jika kita mengacu pada sejarah asal-usul nasi gandul versi kedua di atas, maka sekarang ini kita praktis tidak lagi menjumpai nasi gandul yang dijual dengan cara dipikul dan dijual secara keliling.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

mahasiswa ilmu komunikasi undip'16

CLOSE