Apa sih yang paling berharga di dunia ini? Uang? Harta? Tahta? Jabatan? Pekerjaan yang super penting? Atau Raisa? Eh maksudnya wanita, bukan salah semua itu mungkin berharga tapi nggak jauh lebih berharga daripada orang tua dan keluarga.

Pernah nggak kita berfikir, kalo dulu kita pernah jadi anak kecil yups!! Kita pasti pernah manja sama mereka, minta ini itu, ngerengek-rengek nggak jelas cuman karena mainan apalagi kalau nggak di turutin jurus pamungkasnya nangis, buat mereka nggak tega dan mau nggak mau harus ngebeliin kita mainan, padahal kita nggak pernah tau apakah uang itu minjam, kita nggak pernah tahu apakah uang itu mereka dapat dari kerja keras seharian, peluh keringat ayah yang menetes di bajunya, tangis ibu di malam hari saat mendoakan kita.

Advertisement

Kita nggak pernah tahu itu semua, yang kita tau hanya minta-minta dan meminta padahal kita harusnya tau bahwa mereka mati-matian cari uang cuman buat agar kita tersenyum, cuman pengen ngeliat kita ketawa.

Karena nggak semua yang kita inginin harus jadi milik kita, dan nggak harus semua yang kita mau harus di beli saat itu juga.

Terkadang seiring bertambahnya usia kita gengsi buat bilang sayang ke mereka, kita gengsi buat ngasih tahu seberapa pentingkah mereka buat hidup kita, seberapa berharganya mereka buat kita dan kita lupa berterimakasih dan meminta maaf karena selama ini slalu ngerepotin mereka, orang tua kita.

Advertisement

Kita harusnya malu karena sering tidak jujur pada mereka, sering lari saat ada masalah, tidak mau berbagi cerita, menutup diri dengan orang tua, marah jika di nasehati, dan malas saat mereka butuh pertolongan kita. sadar atau tidak, di sana ada hati yang terluka, ada senyum getir yang terpaksa saat harus melihat anaknya yang dulu ia besarkan dengan segenap jiwa,hati dan raga mereka perlahan mulai menjauh, jauh karena anaknya bertambah dewasa ( secara usia ) bukan dewasa pemikiran hanya beranjak remaja mengikuti arus gengsi, trendy, dan banyak hal lain.

Selagi masih punya waktu, gunakan sebaik mungkin, selagi orang tua masih hidup manfaatkan sebaik mungkin di bulan Ramadan yang penhuh berkah ini alangkah baiknya merekatkan silahturahmi kembali, meminta maaf selagi bisa, mengatakan bahwa kita benar-benar sayang pada mereka, dan bertemu selagi sempat, mendengarkan ocehan dan beragam omelan sampe bosan sebelum terlambat serta melihat tawa,senyum dan raut wajah mereka menua termakan usia.

Yang masih serumah manfaatkan dengan baik, yang lagi jauh dari orang tua kalo bisa manfaatkan waktu untuk pulang kampung, kalaupun nggak bisa sempatkan menelepon dan kasih kabar karena mereka menyayangi kita tanpa batas selebihnya kita harus bisa menyayangi mereka seperti mereka menyayangi kita.

Kalau masih bisa buka di rumah, kenapa nggak? Kalau orang tua masih ada kenapa harus buka bersama orang lain? Kalau nggak sekarang kapan lagi?

Harta yang paling berharga adalah keluarga

Istana yang paling indah adalah keluarga

Puisi yang paling bermakna adalah keluarga

Mutiara paling indah adalah keluarga ( OST. Rumah Cemara )

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya