Rencana Tuhan Tidak Bisa Ditebak, Tapi Yakinlah Semua Akan Indah Pada Waktunya

Jika ini memang rencanamu yang terbaik, akan kuterima sebaik mungkin

Awal aku memulai pekerjaan di koperasi ini dengan penuh keyakinan, semangat dan harapan agar kiranya hasil kerjaanku ini bisa membantuku untuk mendapatkan gelar sarjana dan bisa membantu kedua orangtuaku dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun, apa yang sudah aku rencanakan sedari awal semuanya harus berakhir hari ini tepatnya 02 September 2020. Awal bulan yang baru ini, aku harus menerima kenyataan pahit dari atasanku. Ya, aku dipecat karena nasabahku tidak membayar kewajibannya seperti biasa. Karenanya lah aku harus menanggung beban berat kedepannya.

Advertisement

Dimana, aku yang saat ini sedang berada di fase-fase berat, banyak pengeluaran di semester akhir kuliah, minggu depan akan melaksanakan ujian tengah semester, harus berpikir lebih keras lagi untuk bisa membayar itu semua. Andai saja aku lebih berhati-hati dalam mencari nasabah, mungkin semuanya tidak akan jadi begini. Mungkin saat ini, beban pikiranku hanyalah ujian tengah semester dan bukannya uang uang dan uang.

Tapi, percuma juga aku terus menyesali hal ini. Semua udah terjadi dan gak bisa diulang kembali. Bagaimanapun aku menyesalinya, semuanya hanyalah sia-sia. Hal yang bisa kulakukan saat ini ialah berusaha mencari info lowongan kerja, berdoa agar Tuhan menunjukkan pekerjaan yang layak untukku bisa menyelesaikan kuliah sampai selesai dan memiliki keyakinan bahwa Tuhan tidak memberi ujian melampaui batas kemampuanku.

Aku percaya, Tuhan itu adil. Dia pasti akan bantu hambanya yang sedang mengalami kesulitan dengan cara yang kadang tidak bisa di duga. Aku yakin, semua akan indah pada waktunya. Aku hanya perlu berusaha mencari pekerjaan yang baru dan berdoa agar segala urusanku dipermudah oleh Tuhan.

Advertisement

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, bagi Tuhan tidak ada yang tidak mungkin. Mukjizatnya pasti disediakan bagi kita hambanya yang mau percaya, dan gak gampang menyerah dalam meraih sesuatu.

Namanya juga hidup, pasti tidak selalu berjalan dengan mulus. Akan selalu ada lika-liku kehidupan yang membuat kita semakin bertumbuh dan kuat didalam Tuhan. Dan sekarang aku lagi mengalami lika-liku kehidupan yang sulit dimengerti olehku kenapa semua ini harus terjadi denganku. Kenapa masalah ini tidak terjadi terhadap yang lain saja? Begitulah isi pikiranku saat ini!

Advertisement

Tapi, sekali lagi aku tidak boleh egois. Aku harus bisa menegaskan kepada diriku sendiri, bahwa semua ini tidak dapat dihindari karena semua yang terjadi dalam hidupku adalah rencana Tuhan yang terbaik.

Mungkin bagiku, kehilangan pekerjaan ini adalah hal terberat dalam hidupku. Tapi tidak denganmu, Tuhan. Aku percaya, bahwasanya Engkau sudah menyiapkan sesuatu yang terbaik bagiku.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Julita Widya Sari Manurung atau biasa disapa Julita lahir di Medan, 12 Juli 1998. Aktif menulis sejak tahun 2017 dan sudah berhasil menerbitkan buku.

CLOSE