Sebentuk Kenikmatan Berkendara dalam Sebuah Slogan dari Vespa

Lebih baik naik vespa, lebih yakin naik 150 super

Vespa super 150 cc yang saya beri nama kesayanganmu ini dengan warna biru. Layaknya rokok yang dinilai bikin penyakitan, sama seperti vespa dianggap mogokan bahkan banyak yang mengamininya mengutuk motor antik ini motor yang tak layak pakai. Pada dasarnya selalu ada dua unsur bertentangan dalam satu hal, di balik hal yang buruk pasti ada bagusnya. Efek rokok yang baik bagi tubuh kitab juga ada asal dengan konsumsi secara tepat tidak berlebihan.

Advertisement

Begitupun vespa memang mogokan tapi benar kata pepatah "tak kenal maka tak sayang" jika kita kenal dengan vespa ini ternyata sangat mudah memahaminya. Ketika mogok di jalan mungkin platinanya sedikit geser atau pengapian busi mati dan saya selalu sedia busi pengganti dan olor kopling yang biasanya putus, masalah mogok kemungkinan itu-itu saja kalo mesin rutin di cek.

Ada hal yang tak kita temui di kendaraan lain ketika kita mengendarai motor buatan itali ini. Soal solidaritas sesama pengguna vespa yang sudah menjadi ciri khas dan dipegang teguh oleh pengguna vespa. Ketika ada pengendara lain yang mengalami mogok, tanpa dimintai pertolongan kita pun akan menghampiri si mogok tadi untuk membantu memperbaiki atau menyetemnya sampai ke bengkel bahkan kerumahnya jika sudah malam dan tak ada bengkel yang buka, tahun 2016 lalu vespa super tahun 1970 saya pinang dari si pemilik keduanya dengan harga yang masih murah tiga juta limaratus lengkap dengan surat yang akur, mengingat harga sekarang yang menguras dompet dan kebanyakan vespa sekarang sudah banyak di kanibali alias antara bodi dan mesin sudah dioper dengan tahun yang lebih muda menjadikan nilai historis dan estetika pada bentuk dan mesin originalnya berkurang 

Sejak mendapatkannya hampir 5 tahun ini, si muin tak pernah mengalami kerusakan yang menjengkelkan dan rasa cinta saya pada muin semakin bertambah. Kami bagaikan jack dan rose dua hal yang tak dapat dipisahkan. Kemanapun saya pergi jauh deket, kerja atau liburan muin adalah kawan setia bahkan ketika muin saya bawa pergi ke Pacitan, ia sama sekali tak mengeluh atau mogok, ini bukan pamer atau sombong, ya karna memang si muin ini sering saya cek ketika ada kelistrikannya ada yang mati atau suara mesin tidak seperti biasanya, langsung saya benahi. Untungnya si muin selama bersama saya tak ada kerusakan yang begitu berat yang harus membongkar mesin, hanya rewel kecil bisa saya benahi sendiri di rumah. 

Advertisement

Waktu saya beli dari pemilik keduanya vaspa ini memang sudah biasa dipakai perjalanan jauh misalnya saja Madiun-Jogja pernah juga Madiun-Jember dan tak ada masalah mogok, cerita ini saya dapat dari istrinya pemilik yang merawatnya dulu sejak mereka mendapatkanya tahun 1997, masih banyak lagi cerita mereka bepergian dengan vespa ini. Dengan raut agak sedih bapak e bilang "ojo di dol neng wong lio lo mas, eman-eman rawaten sing apik". Cerita merekapun kini saya lanjutkan. 

Hampir lima tahun saya memilikinya tak pernah ada keinginan untuk menjualnya meskipun pernah ada yang menawarnya sepuluh juta, sudah terlanjur jatuh cinta sayang mau melepasnya. Soal harga saat ini memang motor antik lumayan mahal tak melulu vespa, ada rx-king, fiz-r, dan lainya dengan seri dan kondisi tertentu. Ini karena banyaknya peminat motor antik tetapi barang sudah banyak jadi koleksi.


Vespa adalah kendaraan yang konvensional memiliki penggemar fanatik sendiri dan komunitas di tiap kota.


Melalui PT. Dan Motor Indonesia, vespa pertama kali diedarkan di Indonesia. Vespa tipe VBB1T dan VBB2T atau biasa disebut vespa Kongo adalah vespa yang paling bersejarah di Indonesia sebab vespa ini yang menjadi hadiah untuk para kontingen penjaga perdamaian atau pasukan garuda yang dikirim Indonesia ke Kongo tahun 1956 sampai 1963. Setelah menyelesaikan tugas perdamaian yang berat, pasukan garuda mendapat hadiah berupa vespa dan juga uang . Selain merasa seperti dalam sebuah film dokumenter saat berkendara dengan motor antik ini hal yang membahagiakan bagi saya berkendara vespa adalah ketika sore hari jalan-jalan di pedesaan sambil bersiul dengan kecepatan yang tak terlalu kencang, ada sensasi nikmat menjual mata di jalan.

Gonceng puron., aihh mbak.!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Calon kepal desa

CLOSE