Kamu pasti ingin menyenangkan semua orang yang disayang. Entah itu orang tua, guru, saudara, sampai pacar. Biar dapat hadiah atau pun imbalan dengan atas yang kamu lakukan. Hey?! Mereka senang kamu pun senang. Itulah yang kamu rasakan bila balasan dari orang terhadap atas apa yang kamu lakukan untuk menyenangi perasaan mereka. Tapi jujur saja, kalau kamu terus menerus menyenangkan isi hati mereka, pasti kamu juga lelah dan jengkel. Bisa jadi kemarahan kamu akan memuncak seperti gunung meletus.

Stop! Berhentilah membuat diri kamu seolah mampu melakukan hal yang hanya untuk selalu menyenangkan orang lain. Kamu sendiri pun perlu menjadi bahagia atas dirimu sendiri. Mereka manusia dan kamu pun manusia. Mereka hidup dan kamu juga hidup. Menyenangkan hati orang lain sah-sah saja asal punya batasan. Hidup cuma sekali dan bagi kamu yang hidup sebagai pekerja pasti merasakan bahwa uang itu terkadang menjadi beban tersendiri untuk dicari demi menghidupi diri sendiri, orang tua, pasangan hidup, sampai yang mempunyai anak.

Advertisement

Sering kali kamu akan merasa kenapa mencari uang itu lebih sulit dibandingkan mencari kebahagiaan. Kenapa? Karena uang adalah kebutuhan hidup sedangkan kebahagiaan adalah kebutuhan emosional yang lahir dari batin. Ingin menyenangi hati orang tua tapi kerja gini-gini aja. Ingin menikah tapi uang belum bisa kumpul. Ingin happy-happy tapi takut tabungan habis. Dan mungkin di antara kamu tidak ingin selalu hidup atas dasar mencari uang demi menyenangkan hati mereka. Ketahuilah mereka juga tidak selalu disenangkan oleh uang tapi kehadiran kamu di tengah mereka. Kamu berharga setiap detiknya. Dan kamu bisa menyenangkan hati mereka dengan hal sederhana seperti membantu tugas rumah seperti memasak, menyapu, mengantar belanja, dan menemani bicara sambil minum teh saat sore hari. Atau lebih mudahnya lagi saat kamu berkata santun, sopan, bersikap rajin, dan ramah. Tapi ingat, jangan mengharapkan imbalan ya.

Satu hari, jika kamu akhirnya merasa lelah dan butuh waktu sendiri, katakan saja jujur pada diri sendiri. Karena kamu juga perlu waktu Me Time untuk memulihkan keadaanmu sendiri. Menyenangkan hati orang lain itu bisa jadi tidak ada batas karena masih saja ada orang yang akan sengaja memanfaatkan kebaikan kamu demi membuat mereka senang. Berpikirlah bijak saat ingin menyenangkan hati orang lain, jangan sampai membuat kamu berubah menjadi orang lain dan kamu kehilangan harga dirimu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya