Indonesia sebagai negara demokratis memiliki banyak keuntungan dengan adanya pergantian pewakil rakyat. Pemilihan wakil rakyat dengan adanya pemilu dapat dijadikan ajang penyampaian aspirasi dan bentuk ekspresi terhadap pilihan diri terkait sosok pemimpin masa depan yang diidamkan. Tentunya untuk menentukan pilihan calon pemimpin yang ada terdapat banyak faktor yang mempengaruhi.

Utamanya berkaitan dengan sosok calon pemimpin sendiri, melihat gaya kepemimpinan, penampilan, pengalaman kerja, maupun faktor lainnya seperti ajakan orang-orang terdekat.

Advertisement

Memasuki akhir-akhir tahun seperti ini mulai banyak atribut-atribut kampanye yang ada. Mengingat, tahun mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Umum Presiden RI, suatu ajang politik yang besar dan menarik perhatian publik.

Kubu masing-masing calon pemimpin tentunya mengupayakan terbaik untuk pilihan mereka. Ajang kampanye merupakan salah satu hal penting dalam menyukseskan calon pemimpin yang maju. Penyebarluasan segala hal terkait calon pemimpin sangat penting untuk menjadikan publik mengetahui dan mengenal calon pemimpin.

Berkaca pada pemilihan umum yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, tentunya pelaksanaan pemilu banyak menimbulkan konflik sosial yang cukup sengit serta perbedaan-perbedaan yang ada. Hal kecil dan sesederhana perbedaan pilihan politik tidak dapat dianggap remeh. Kondisi seperti ini rentan timbulnya perbedaan pendapat yang ada yang secara luas dapat membawa perpecahan.

Advertisement

Apabila, disikapi dengan baik tentunya tidak menciptakan permasalahan. Sehingga pemahaman cara menyikapi suatu perbedaan dengan baik menjadi sangat penting.

Semua ini kembali lagi pada pentingnya menjaga nilai dalam Pancasila sebagai pijakan teguhnya Indonesia. Seperti yang tercantum pada sila ke-3 Pancasila, yang berbunyi "Persatuan Indonesia". Hal ini bermakna bahwa persatuan Indonesia adalah mutlak sesuatu yang harus dipertahankan dan dijaga, tidak dapat terusik oleh hal-hal kecil yang dapat menyinggung tatanan persatuan. Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan diantaranya sesederhana hal-hal berikut.

Berpikir Terbuka

Telah menjadi garis kehidupan bahwa karakter manusia dan pembawaan yang ada sangat beragam. Dengan berbagai pendapat yang kita terima, kita harus dapat berpandangan luas. Serta, tidak terpaku pada opini dan cara pandang kita saja. Untuk dapat dimengerti kita harus mau mengerti pendapat orang lain dan memperlakukan orang lain dengan baik walaupun memiliki perbedaan dengan kita.

Menanggapi dengan tenang

Apabila kita menemui suatu tindakan yang terlalu provokatif dan rawan menimbulkan perbedaan pendapat, semua reaksi yang kita timbulkan sebaiknya dapat kita berikan dengan tenang dan tanpa memaksa. Selain itu, isu perpecahan akibat adanya perbedaan politik rawan terjadi pada dunia maya. Diantaranya social media war yang mengunggulkan pilihan calon pemimpin tertentu. Mengingat, dunia maya adalah wadah ekspresi yang terbuka. Sehingga kita harus dapat bijak dan tidak tersulut beragam provokasi yang mengundang emosi.

Membangkitkan Semangat positif Persatuan

Menghindari konflik bukan bermakna menghindari suatu perbincangan yang memicu perbedaan pendapat. Namun, lebih dari itu ialah menciptakan reaksi diri kita yang bijak dan pro persatuan. Selain itu, menebar semangat positif pentingnya persatuan. Contoh sederhana adalah menebarkan konten-konten positif pada media sosial kita. Jangan sampai adanya hal kecil seperti perbedaan politik menodai persatuan negeri ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya