Siapapun Kamu, Kamu Juga Berhak Untuk Sukses

Bagaimanapun anda siapapun anda anda berhak kaya

Saya hanya salah satu dari persekian banyak orang yang harus membuktikan kapasitas yang dimiliki atau dipikirkan, karena banyak orang yang belum berani untuk membuktikan seberapa besar kapasitas yang dimilikinya karena kurangnya kepercayaan dan banyaknya keraguan akan kegagalan di depannya.

Advertisement


Tapi siapapun Anda seberapa besar atau kecil nyali Anda, Anda berhak kaya.


Lalu kenapa si kita harus kaya? jadi kenikmatan tertinggi kita adalah mampu berbahagia. Berbahagia dengan diri sendiri jadi kaya itu bukan sebuah keinginan namun kebutuhan, kebutuhan untuk hidup kita dan untuk masa depan kita tentunya agar lebih baik. Apabila kita sudah merasa kebutuhan kita sudah terpenuhi berarti kita sudah berbahagia atau berhasil membahagiakan diri kita sendiri,karena bukan hal sepele rintangannya pun sulit tidak melulu tentang waktu yang singkat lalu cepat tercapai targetnya.

Arti singkatnya begini bahagia itu ketika kebutuhan kita terpenuhi namun jika kebutuhan kita belum terpenuhi artinya kita belum bahagia. Kebutuhan itu bukan keinginan. Selama kebutuhan kita terpenuhi, kita bahagia. Berbeda dengan keinginan, keinginan itu tidak ada habisnya, jadi kebutuhan yang dipenuhi bukan keinginannya karena yang penting kebutuhannya kalau keinginannya belakangan.

Advertisement

Terus kita kembali lagi dengan pertanyaannya kenapa orang harus kaya? Jawabannya adalah kebutuhan,iya jadi agar kebutuhan setiap orang itu terpenuhi,jika terpenuhi orang tersebut sudah bahagia dengan diri sendiri artinya begini setelah apa yang telah diusahakan semampunya kita itu sudah menuju tepat di target yang kita tuju dan sudah berbuah hasil ataupun bahkan sudah melampaui targetnya. Jadi dengan begitu berarti kita sudah bahagia dengan dirinya sendiri.

Dalam hukum alam ada tarik menarik dan dorong mendorong. Misalnya jika kita ingin menarik sesuatu pasti sesuatu tersebut akan menarik kita. begitupun sebaliknya karena itu adalah hukum alamnya. Misalnya saja ketika kita menarik uang untuk datang kepada kita maka energi juga akan menarik uang dari kita. Terus bagaimana caranya?

Advertisement

Jadi caranya adalah sebagaimana kita bisa menyikapi dengan santai dan tidak perlu terlalu mendewakan uang begitu peribahasanya, kita tidak harus terlalu mengejar-ngejar uang,harta dan yang lainnya. Percaya semua akan datang sendiri kok tanpa kita kejar dan itu adalah caranya. Bagaimana otak kita bekerja memanfaatkan energi agar alam ini bekerja dengan sesuai, kapasitas kita semampunya kita dan tidak perlu terlalu muluk muluk dalam hal. Tidak perlu terlalu mengejar-ngejar toh selama kita mengejarnya selama itupun apa yang kita kejar akan semakin menjauh dari kita.

Kita harus yakin dan terus berusaha dengan disertai doa dengan target kita, agar dalam menjalankannya kita mendapatkan petunjuk yang benar.  Disini target itu bukan keinginan ya target itu sebuah keharusan. Misalnya " saya mau kaya" mau-nya itu nggak usah "saya kaya" sudah begitu saja. Karena kata itu bukan keinginan. Kaya berarti kita sudah bahagia atau lebih nasionalisme bahasanya berdaulat, ya dengan diri sendiri,karena kaya agar kebutuhan setiap orang dapat terpenuhi.

Kemudian ada juga alasan yang kuat. Ya alasan yang kuat untuk mencapai sebuah target kita. Misalnya saja "saya ingin memberangkatkan haji kedua orangtua saya" itu adalah alasan yang kuat dan itu tidak boleh mati,kita harus memiliki alasan yang kuat untuk mencapai sebuah target.

Alasan itu gak harus besar dan gak harus wah yang penting kitanya bisa menggerakannya atau tidak bisa mengusahakannya atau tidak. Ibarat kalian naik gojek misalnya ada alasan yang kuat dan tujuannya jelas. Kalau gak ada jadinya bakalan kusut. Begitulah alasan yang jelasnya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE