Sosial Media Menghantui Tugas Tertunda Lagi

Untuk kamu yang kecanduan sosial media

Sudah menjadi suatu hal yang lumrah ketika mahasiswa menunda pekerjaan. Jika dilihat dari pengertian secara umum tugas  merupakan kegiatan yang perlu diselesaikan dalam jangka waktu tertentu atau dengan tenggat waktu untuk bekerja menuju tujuan yang berhubungan dengan pekerjaan. kegiatan menyenyelesai kegiatan menyenyelesaikan tugas menjadi berat bagi seroang mahasiswa ketika pada saat ini sosial media semakin banyak digunakan.

Advertisement

Sosial media menjadi pisau bermata dua ketika disamping banyaknya manfaat tapi juga akan menyita waktu untuk bermalas malasan yang membuat tugas menjadi tertunda. dari kita pasti sering berkata loh kok udah jam segini?’’ ketika bermain sosial media. nah, hal itulah yang akan kita bahas ada teks artikel kali ini.

Handphone menjadi hal wajib yang dimiliki semua orang di dunia ini dan bukan lagi menjadi barang tersier atau sekunder melainkan menjadi barang primer. Namun hal tersebut membuat dunia baru yang berbeda dengan dunia nyata, yak benar dunia maya. Di dalam dunia maya tentu saja ada aplikasi penghubungnya yakni tiktok Instagram ataupun yang lainnya. Nah siapa disini yang ketika scroll Instagram ataupun tiktok akan lupa waktu ya kita semua merasakan hal itu

Kegiatan ini menjadi kegiatan yang candu karena kita merasa jika menonton film akan memerlukan waktu lama makanya kita memilik video pendek atau short yang  membuat kita tidak merasa membuang waktu terlalu banyak. Padahal hal tersebut malah yang paling banyak menyita waktu kita.. Pada akhirnya tugas kuliah kita mejadi tertunda yang akhirnya muncul kata kata SKS atau Sistem Kejar Semalam. Mahasiswa merasa jika tugas yang dikerjakan mendekati dengan deadline membuat otak semakin jernih dan cepat mengerjakan. Ya itu benar tetapi pengerjaan tugas menjadi tidak maksimal dan terkesan buru-buru. Akhirnya waktu tidur kita yang menjadi kacau atau bahkan bisa tidak tidur karena dikejjar dalam satu malam.

Advertisement

Ada bahaya atau gangguan ketika kita terlalu banyak mengkonsumsi konten sosial media

1. Mempengaruhi Kesehatan mental

Advertisement

Seseorang yang terlalu candu dengan sosial media akan memperoleh kebagaian yang instan tetapi hal tersebut justru akan berbahaya karena tubuh kita akan terus mencari yang instan saja, dan sudah pasti yang instan itu tidak baik dan kebahagiaan yang sebnarnya tidak akan diperoleh oleh diri kita.

2. Hidup menjadi tidak terencana

Ketika bersosial media akan banyak kata "nanti ajalah" yang muncul dari mulut kita sendiri. Hal tersebut membuat rencana rencana kegiatan yang seharusnya dilakukan semisal mengerjakan tugas menjadi tertunda yang akibatnya rencana rencana kita misalnya mendapat nilai maksimal tidak tercapai atau hal hal mendasar lain akan terlewat begitu saja

Ada banyak solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut:

1. Susun jadwal dengan rapi

Menyusun jadwal dengan rapi bisa dengan bantuan google calender atau yang lainnya membuat kita tahu apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Hal tersebut membuat pengerjaan menjadi terarah karena tahu waktu yang tepat untuk mengerjakan berbagai tugas dan dapat mengumpulkannnya dengan tepat waktu. Menyusun jadwal adalah salah satu cara yang sangat efektif karena dengan hal tersebut kita tidak akan menyia-nyiakan waktu begitu saja.

2. Pembatasan aplikasi

Banyaknya aplikasi social media yang ada saat ini membuat kita menjadi kesulitan untuk membatasi diri. Mau scroll bentar deh eh akhirnya menjadi satu jam dua jam yang membuat waktu kita terbuang sia sia karena hal tersebut. Bayangkan ada berapa banyak tugas yang dapat kita kerjakan jika tidak terpikirkan kata Mau scroll bentar deh. Makanya diperlukan pembatasan aplikasi dengan menggunakan waktu. Misalnya kita membatasi penggunaan youtube dan Instagram 2 jam perhari. Dengan bergitu kita tidak akan terlarut larut dengan kecanduan social media ini. Ketika waktu yang telah ditentukan sudah habis maka kita juga harus menyudahi kegiatan social media, karena Ketika terus dilanjutkan hal terebut akan membuat gagal kedepannya.

3. Menggunakan mindset

Kita harus memiliki mindset bahwa jika kita tidak membuka social media tidak akan terjadi apa-apa. Kita tidak akan tertinggal sesuatu yang begitu berarti dan bahkan bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Kita harus memiliki tekad yang kuat agar tidak menjadi pengabdi social media. Ingat bahwa waktu tidak akan bisa berputar Kembali dan hidup ini hanya sekali. Ketika kita menunda-nunda kesempatan yang datang kepada kita maka kesempatan itu tidak akan datang lagi. Maka kerjakanlah sesuatu yang positif apapun itu bentuknya. Sebagai mahasiswa kita diberi tanggung jawab oleh orang tua kita untuk lulus. Jika masih ketergantungan terhadap social media pertanyaan  "Kapan Lulus?" akan teus menghantui kita. 

Sumber: Januari, 04 2023. Pengaruh Media Sosial Terhadap Kondisi Kesehatan Mental Remaja. https://yayasanpulih.org/2023/01/pengaruh-media-sosial-terhadap-kondisi-kesehatan-mental-remaja/

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE