Annyeong yeoreobeun…Gimana kondisi kabar kalian di saat pandemi seperti ini?
Semoga pandemi ini segera berakhir, mari bersama – sama menyongsong dunia yang baru dan lebih baik lagi nantinya. Aamiiin…
Sebagai salah satu tenaga medis di rumah sakit Jakarta ini mungkin akan sangat cukup besar tanggungjawabnya dalam mengemban tugas demi kesejahteraan dan kesehatan seluruh masyarakat. Mohon teman-teman dan pembaca, mari kita saling mendoakan yang terbaik untuk semua. Meski adanya tuntutan kerja yang cukup ekstra tapi tidak mengurangi semangatku untuk berbagi hal menarik seputar perjalananku sampai sekarang ini masih bisa menikmati yang namanya dunia KPOP.
Aku bukan seorang yang mahir untuk bercerita panjang ataupun merangkai kata kiasan yang indah tapi kali ini aku hanya ingin sharing aja soal jalan ceritanya aku bisa sejauh ini bisa kenal sama dunia per-Kpopan. Di zaman sekarang ini, siapa sih yang gak tau Idol Boy/ Girl group Korea, lagu Kpop, drama korea atau biasa orang sebut “Drakor” bukan drakora (drakula/ vampire) ya wkwk, bahkan film korea dan segala bentuk hal budaya dari bahasa sampai fashion apa pun sepertinya udah cukup dikenal semua netizen dunia termasuk negara tercinta, Indonesia. Pengaruh Kpop memang benar nyata, senyatanya banget sih bisa ngerubah segala segi. Ask me to all, “Apa kalian merasakannya?"
Tapi berubah yang lebih baik ya maksudnya. Aku sendiri sampai sekarang ini, cukup mengalami namanya up and down, happy and sad, more feeling kalau udah membahas dunia per-Kpopan ini. Tahu sendirilah, udah jaman 2009 sampai 2020 ini ngikutin beginian. Tak tau bakalan ujung selesainya sampai kapan. HEHEHE
Kenal dunia ini semenjak 2009 pas banget baru freshnya masuk SMA, lagi boomingnya drama Korea “ Boys Before Flowers” plus ngehypenya Super Junior dengan lagu andalannya waktu itu “Sorry Sorry”. WAHHHHHH…. Mulailah dibuka pintu pengenalan Kpop nih, bukan pintu Doraemon yang bisa kemana-mana ya. Berjalannya waktu, semakin kesini, kesini, dan kesini lagi WOW…jadi fans no sasaeng, ngikutin event, fanbase bahkan nontonin konsernya sampai bisa nambah kesukaan jadi bias bejibun (alias orang yang disukai/idolnya banyak), aktor/ aktris yang aktingnya memukau, alur cerita drama korea yg gak ngebosenin, lagu yang easy to listen, cover dance bikin happy & sehat badan, tak lupa fashion style pun jadi ngikutin tren mereka tanpa meninggalkan kesan diri kita sendiri juga (tetap jadi diri sendiri).
Semua hal yang baik bisa terjadi pada diri kita asal bisa memilah dengan benar untuk kemajuan dan kebaikan diri kita. Tetap filter yang baik ya. Selalu ambil sisi positifnya saja. Tapi terkadang orang di luar atau di sekeliling kita mengira bahwa Kpop is bad atau membuat kita anti social atau apatis. NO !!!
Semua itu SALAH, malah Kpop bisa menyatukan, mendatangkan teman bahkan keluarga baru, menambah ilmu kebahasaan, dan mendamaikan. Anak kpop itu cinta damai, Saranghae Yeoreobeun. Intinya mengubah image seorang kpopers yg baik harus sejalan dengan melakukan kegiatan atau hal yang positif untuk diri sendiri dan orang di sekeliling kita. Itulah singkat cerita aku dalam perjalanan dunia Kpop karena bila dibahas lebih detail lagi mungkin bisa lebih panjang dari cerita ini. Kalaupun mau sharing lagi, InsyaAllah aku siap membuka diri dan membantu sebisa mungkin, lewat via DM IG @astri_wdri atau twitter @astri_wdri.
Gamsahamnida yeoreobeun… Sehat utk kita semua, jangan lupa bahagia!
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”