Kita menginjakkan kaki di sini di tempat ini, tempat di mana beragam kehidupan bersatu. Tempat yang dapat kita panggil rumah, tempat di mana kita merasa nyaman. Tempat yang kita semua panggil bumi. Keindahan yang dimiliki bumi tidak dapat dihitung dengan seluruh jari yang dimiliki oleh seseorang. Mulai dari indahnya alam yang hanya kita dapat lihat saja sampai dengan hal-hal kecil indah yang sering kita jumpai setiap hari. Bumi memilikinya, seluruh keindahan dan kebutuhan yang kita inginkan untuk kehidupan sehari-hari kita sendiri. Di pagi hari selalu ada matahari yang akan menyambut dengan kehangatannya. Di malam hari akan ada bulan yang selalu mengantar ke dalam mimpi indah.


Stress? Butuh motivasi? Bumi memiliki semua solusinya. Bumi memiliki suara ombak di pantai yang dapat membuat diri menjadi lebih tenang. Bumi memiliki udara sejuk di pagi hari yang mengantar kepada pikiran yang tenang.


Advertisement

Sudah banyak sekali tahun yang dilewati sang bumi. Kini, bumi sudah tua, sudah tidak seceria dahulu kala. Sebenarnya tidak jauh beda bumi dengan isinya. Manusia yang sudah berumur pasti sudah tidak kuat melakukan banyak aktivitas, sama seperti bumi yang semakin lama semakin tua. Ditambah dengan kerusakan yang dibuat oleh makhluk hidup yang ada di dalamnya. Bumi disebut indah karena kecantikan yang ada di dalamnya, sampai pada akhirnya bumi disebut rusak karena perilaku manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab.

Kebakaran hutan dengan asap yang membuat pohon-pohon tidak lagi bisa bernafas dengan paru-paru yang bersih dan membuatnya tidak bisa memproduksi oksigen yang bersih. Ditanamnya gedung-gedung di pinggir jalan, di tengah-tengah desa menyingkirkan pohon-pohon yang seharusnya ada di tempatnya. Jika terus begini apa bumi akan terus bertahan tanpa bantuan manusia?

Mungkin tidak terhitung berapa orang yang mengatakan “Saya peduli dengan kerusakan bumi”, akan tetapi mungkin terhitung siapa saja yang benar-benar membuktikan kalimat yang diucapkannya. Pulang dan pergi ke kantor, sekolah, mall dan lain-lain saja naik kendaraan bermotor. Bagaimana bisa disebut orang yang peduli dengan bumi? Setiap harinya pengguna kendaraan bermotor naik dengan jumlah yang cukup tinggi. Sedangkan 70% dari pencemaran udara di bumi diakibatkan oleh asap knalpot yang berasal dari kendaraan bermotor yakni karbon CO, SO2 dan MO.

Advertisement


Pencemaran udara ini akan menurunkan kualitas udara yang ada.


Pencemaran udara juga akan memberi pengaruh tidak baik kepada pertanian atau tumbuhan-tumbuhan yang ada. Tidak ada orang yang berinisiatif untuk menanam pohon-pohon di tempat lain padahal tempat yang seharusnya menjadi tempat rumah sang pohon dijadikan gedung-gedung tempat bekerja untuk kepentingan sendiri dengan seenaknya tidak memikirkan apa yang akan dirasakan oleh sang bumi.

Air sungai yang sebelumnya jernih dan indah pun terkena dampak buruk dari ulah manusia di dalam bumi ini. Meningkatnya industri dalam sebuah negara adalah hal yang sangat baik. Akan tetapi meningkatnya bidang industri bukan berarti jumlah sampah atau limbah yang ditinggalkan di sungai yang indah ini meningkat juga. Sampah atau limbah yang dibuang tersebut dapat membuat pencemaran air sungai yang juga akan merubah warna air sungai yang sebelumnya cantik menjadi tidak lagi.

Air yang jernih itu juga akan berubah menjadi air yang memiliki bau tidak enak yang sangat menyengat, hal yang tidak diinginkan akan muncul secara berurutan dan akan merusak bumi, tempat tinggal kita.

Memberikan pertolongan adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh bumi saat ini. Bumi kita, tempat tinggal kita, rumah kita, sedang membutuhkan pertolongan dari manusia-manusia yang masih ingin tinggal di dalamnya. Hal-hal kecil yang dilakukan akan selalu berdampak cukup besar bagi kesehatan bumi. Dengan memiliki kemauan atau keinginan untuk menggunakan kendaraan umum akan mengurangi polusi yang dihasilkan setiap harinya. Berkurangnya polusi akan mengurangi pencemaran udara yang terjadi.

Menghemat penggunaan energi akan berpengaruh karena cukup banyak bahan bakar fosil yang dibakar untuk menghasilkan listrik. Dengan menghemat listrik bahan bakar fosil yang dibakar juga akan berkurang dan hal tersebut akan membantu menyelamatkan udara yang kita biasa hirup. Kurangi pembuatan bangunan di tepi sungai. Sebenarnya membuat bangunan-bangunan yang memiliki posisi di tepi sungai tidak salah, tapi hal yang harus kita amati adalah pembuangan sampah yang harus dilakukan dengan benar.


Kita tidak boleh membuang sampah di sembarang tempat karena itu akan menimbulkan masalah baru yang akan memberi dampak besar pada kerusakan bumi kita ini.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya