Manusia pada hakikatnya adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan orang lain. Maka, hal yang wajar jika setiap kita membutuhkan teman dekat. Ya, meski tidak semua tidak benar-benar membutuuhkan. Namun, bagi saya berbeda sebagai manusia saya membutuhkan teman atau lebih tepatnya sahabat. Tak mudah bagi seseorang untuk menemukan sahabat. Bagai mencari jarum di tumpukan jerami perlu waktu dan penyeleksian terhadap teman di sekeliling kita. Karena sahabat bukan hanya sebuah kata yang dipergunakan sebagai status namun perlu dibuktikan.

Memiliki sahabat seperti kalian adalah anugerah tersendiri bagi saya. Banyak hal yang dapat saya pelajari dari kalian entah itu mengenai perjuangan hidup, sifat dan sikap atau yang lainnya. Menikmati secangkir kopi panas bersama kalian memberikan satu hal berbedasebab, itu membuat saya benar-benar merasa lega. Tanpa ada canggung atau kikuk kalian bagikan semua kisah yang dialami.

Advertisement


"Sekarang, semua udah sibuk ya."

"Ada yang kerja ada yang kuliah dan jauh-jauh jaraknya"


Celoteh semacam diatas merupakan kalimat yang sering terucap diantara kita. Ya, setelah 4 tahun menjalin pertemanan sekarang kita harus terpisah jarak dan wkatu. Tak ada lagi segelas kopi di setiap weekend atau sekedar bermain kartu diakhir bulan. Semuanya saling memahami tentang kesibukan dan keinginan masing-masing.

Advertisement

Jujur, aku rindu ketika kita bisa bertatap muka dan berbagi cerita seperti semasa kita di bangku sekolah. Namun, aku menyadari dan kalian pun juga bahwa jarak dan waktu bukan penghalang dan penghancur persahabat kita. Terima kasih, karena setidaknya setiap kita selalu membuat sebuah janji dimana kita benar-benar merasakan kembali pertemuan seperti masa sma meski hanya setahun sekali.

Teruslah berjuang kawan, sampai bertemu di puncak kesuksesan kita.

Salam rindu, dari kawa kecilmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya