Dear 2020, Terima Kasih Telah Mengajarkan Pelajaran Hidup yang Penuh Makna!

surat terbuka untuk 2020

Hai kamu! Tidak terasa kita sudah berada di perjung tahun tahun 2020, tahun yang penuh akan makna yang terkandung di dalamnya. Tahun yang tidak pernah disangka-sangka diri kita hanya bisa berprasangka baik kepada tuhan untuk jalan yang diberikannya.

Advertisement


Tahun 2020 bagaikan ratusan anak panah yang jatuh dari langit


Tahun yang penuh luka mendalam bagi seluruh bagian bumi ini, ibaratkan diserang oleh musuh, tapi tidak terlihat. Tuhan… maafkan segala kesalahan yang telah hamba lakukan di tahun-tahun sebelumnya. Tuhan, maafkan diriku ini diriku hanya manusia yang tidak berdaya di bandingkan kekuasaanmu, Tuhan maafkan diriku.


Manusia hanya butiran debu di bandingkan dengan kuasa tuhan lalu mengapa manusia sering menyombongkan diri?


Advertisement

Tahun ini memberikan berbagai makna mendalam bagi diri ini, Tuhan mengapa tahun ini sangat kelabu Tuhan, maafkan atas segala kesombongan diri ini kepada dirimu tuhan, Tuhan maafkan diri ini, diriku sangat menderita tuhan apakah dirimu untuk memaafkan diri ini yang penuh akan dosa dan kemunafikan? Tuhan maafkan atas segala kesombongan yang ada di dalam tubuh ini maafkan diriku.


Masih maukah dirimu menyombongkan apa yang kamu miliki sekarang ini? sedangkan dirimu sedang lemah tak berdaya?


Advertisement

Tahun ini memberikan banyak sekali makna yang terkandung di dalamnya. Lalu maukah diri ini mengintrospeksi apa yang sudah terjadi? Bukan dengan menyalakan kondisi yang sudah terjadi. Mau sampai kapan? Menyalahkan orang lain dan tidak mau mengintrospeksi diri ini?


Mari kita bersama-sama saling membantu untuk mengakhiri penderitaan ini.


Sudah cukup mari kita saling mengintrospeksi diri sendiri, memang gampang untuk menilai orang lain apakah diri ini sudah bisa menilai diri sendiri dengan baik dan benar? Apakah diri kita layak untuk menyombongkan harta yang kita miliki? Mari kita saling berbenah dan saling menguatkan satu sama lain.


Untuk apa dirimu menyombongkan harta dan segala yang dirimu punya, jika Tuhan berkehendak hari itu nyawamu akan dicabut maka tidak akan berguna kesombongan yang dirimu punya menyisakan penyesalan.


Tuhan maafkan diri ini yang penuh dosa dan kekhilafan, tuhan tolong hapuskan penderitaan ini dan tolong gantikan penderitaan ini dengan kenikmatan di lain hari. Tuhan jika tahun ini merupakan kemarahan dirimu atas segala bentuk perbuatan manusia. Mohon ampun Tuhan hamba hanya makhluk lemah dibandingkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh dirimu tuhan, maafkan diriku ini.

Mungkin dengan sedikit sajak dariku untuk menggambarkan tahun ini dan semoga bisa menjadi bahan untuk mengintrospeksi diri menjadi lebih baik lagi.


Hari demi hari

Hari dimana bak diserang oleh ratusan pasukan

Namun hanya tersisa kesedihan dan rasa ketidaknyamanan

Tuhan maafkan atas kesalahan diri ini

Diriku lemah tak berdaya

Namun diriku yakin kaulah tuhan pencipta alam semesta

Selalu ada pelangi setelah hujan badai


Demikian surat terbuka dari diriku tentang tahun 2020 ini, semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam pelukan dan lindungan Tuhan YME. Salam hangat dari diriku, tertanda sahabat terbaik dirimu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE