Selalu ada hari yang kita lewati tak bersama-sama. Hidupmu memang bukan hanya tentang aku semata. Dan keseharianku bukan cuma tentang kau seorang. Kesibukkan membawa kita pada waktu di mana kita tak bisa dibersamakan. Kuharap kita saling memahami tentang satu hal, meski selalu saja ada hari yang kita lewati tak bersama-sama, tetap saja kita sepasang kekasih yang selalu memiliki asa untuk terus bersama.

Inilah yang dinamakan mendewasakan diri. Cinta yang kita jalani bukan lagi tentang kau harus menemani di setiap waktunya. Romansa yang kita rasakan juga bukan lagi perihal aku yang terus berada di sisimu di sepanjang waktu yang ada. Kita bisa tetap saling mencinta, meski tak selalu bersama. Jadi, tenang-tenanglah di sana. Bersendaguraulah dengan teman-temanmu. Kita selalu punya kehidupan yang tak kalah mengasyikan dengan kisah cinta kita sendiri.

Advertisement


Sebaik-baiknya cinta ialah yang mendewasakan kita dengan segala keluh kesah yang ada.


Tinggal bagaimana kita saling percaya satu sama lain. Percaya bahwa tak akan ada orang ketiga yang akan mengisi hati kita. Jangan pernah jadikan bosan, jarak, dan perkelahian sebagai sebuah alasan untuk menempatkan orang ketiga di hati kita. Jangan sampai hati kita saling menyakiti sebab hadirnya orang ketiga di antara kita. Patah hati seperti itu menyakitkan, bahkan bisa membuat siapa saja tak mau lagi mengenal cinta untuk sementara waktu.

Biarkan rindu dan kehangatan dalam peluk saling beradu tentang siapa di antara mereka yang lebih kuat dan nyata perasaannya. Tapi asal kau tahu, tiap tak bisa bertemu denganmu, selalu ada detik di mana aku ingin bertemu denganmu saat itu juga, memelukmu, dan melempar senyum bodohku. Kau adalah kekasih yang sampai saat ini mau menghargai aku baik dalam keadaan baik maupun buruk sekalipun.

Advertisement


Siapa yang lebih hebat dalam mencintai di antara kita bukanlah hal yang penting. Tapi bagaimana kita bisa menjaga cinta itu tetap tumbuh dan terus memiliki asa adalah yang utama.


Di masa yang akan datang, jikalau kita memiliki umur panjang dan kita berjodoh, maka itu adalah hal bahagia yang aku tunggu denganmu. Tapi aku sadar, jalan itu masih panjang. Akan ada saatnya nanti, di mana aku akan berada di titik terendah dalam hidupku. Ketika saat itu tiba, cinta kita diuji, maukah kau berada di sisiku, menemani aku di titik terendah itu? Jawabanmu adalah pilihan. Pergi atau tidak adalah keputusanmu. Jangan pernah tanya bagaimana seandainya kau yang berada di posisi itu, sebab aku pasti akan menemanimu, memelukmu, dan melempar senyum bodohku.


Ada satu pertanyaan yang selalu ingin aku sampaikan kepadamu di tiap malam. Hari ini, apakah kau bahagia denganku?


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya