Untuk yang Enggan Melepaskan, Tetapi Merenggangkan Ikatan Harus Jadi Satu-Satunya Pilihan.

Proses melepaskan dan melupakan memang enggak pernah berjalan mulus. Melepaskan dan melupakan jadi pilihan yang sulit, yang pada akhirnya harus dilakukan. Mau nggak mau, pelan-pelan harus mulai direnggangkan ikatannya, karena memaksa orang lain untuk tetap ada dalam ikatan bukan bagian dari kasih sayang, kan? Kalau dianya sudah nggak mau, mau apa lagi? Daripada dua-duanya terluka, lebih baik aku mengalah saja.

Advertisement

Meski melepaskanmu nggak pernah ingin aku jadikan pilihan, tetapi melihat perjalanan ini yang kian enggak sejalan, apalagi yang bisa dipertahankan selain ego?

Entah ini bentuk menyerah atau bukan. Perjuanganku sudah cukup, walau buatmu enggak pernah cukup. Hadiah-hadiah itu, selalu hanya diterima sebatas rupanya saja, tetapi perasaannya lupa dibawa.

Tidak apa-apa, mungkin bentuk kasih sayang dariku memang harus berubah, bukan lagi dalam bentuk perhatian, melainkan dengan melepaskan. Melepaskan jadi bagian rasa sayang yang enggak setiap orang bisa melakukannya dengan bijaksana. Untukmu, aku bisa. Biar aku tetap mengenangmu dengan ingatan-ingatan yang indah. Biar kenangan-kenangan itu bisa aku putar ulang saat aku rasa aku membutuhkannya. Butuh kamu ada di sini, ingat kamu memang pernah di sini. Ingat bahwa kita pernah sama-sama mengambil peran untuk berusaha saling beri bahagia. Bahwa senyuman itu dulu milikku dan kini tetap jadi favoritku.

Advertisement

Tentang aku, aku tidak sedang bercanda saat bilang Kalau kamu lagi sedih dan cari tempat dengan rupa manusia untuk membagikan kesedihan itu, aku ada di sana. Kalau kamu lagi cepek, lagi bingung, lagi nggak tau mau mengambil langkah ke arah mana, aku ada di sana. Di tempat di mana kita pernah saling mengisi, di tempat dimana kita pernah saling jatuh hati. Aku masih ada di sana.

Doa itu akan tetap ada untukmu. Meski jawabannya belum tentu kamu. Namun, ya sudah, biarkan saja begitu. Sama seperti harapanmu, dengan siapapun akhirnya, kita hanya perlu meminta dipilihkan yang terbaik. Kita lihat, bagaimana semesta membawa kisah ini.

Advertisement

Semuanya sudah terlampau lama sekali, walau kenangan-kenangan indah itu bentuknya masih kamu. Gapapa, memang selalu ada seseorang yang entah gimana caranya tetapi dia adalah definisi dari segala indah, segala harap, segala bahagia meski udah enggak sama-sama, meski udah dilepaskan tanpa kabar.

Aku senang menulismu lagi, senang mengabarkanmu ke banyak penikmatnya. Memberi kabar ke mereka, kalau seseorang yang mereka selalu baca kisahnya itu, selalu baik-baik saja (semoga begitu). Aamin.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Suka sekali nulis, tiba-tiba ketemu buku yang menarik, lalu ketagihan buat terus menyelam ke dalam lautan kata. Kerjaannya memungut miliaran kata dari kehidupan, dari pagi sampai pagi.

CLOSE