Cinta, sebuah kata yang semua orang ketahui walau hanya mendengar namanya saja, dari muda hingga tua semua orang tentunya pernah merasakannya. Merasakan jatuh cinta berkali-kali hingga akhirnya patah hati seringkali terjadi dalam sebuah hubungan dan membuatku banyak belajar, tentunya belajar menjadi lebih baik lagi. Dulu yang kutahu cinta itu indah membuat banyak orang bahagia, karenanya aku ingin merasakan jatuh cinta. Pada awalnya semuanya memang indah, tetapi aku tak sanggup merasakan kebosanan pada hubungan ini, melewati semua pertengkaran yang terjadi, aku tak mampu menyatukan semua perbedaan pada diri ini. Mungkinkah kita bukan jodoh? Bukan aku menyerah, bukan aku mencari seseorang yang lebih, tetapi kita tak ditakdirkan bersama.

Kini aku belajar bahwa cinta bukan suka sama suka, melainkan cinta memberi arti lebih. Merasakan jatuh cinta pada orang yang tidak tepat tak membuatku menyesal, melainkan membuatku berpikir untuk memantaskan diri menjadi seseorang yang tepat bersanding dengan jodohku nantinya. Mungkin dulu dia hanyalah tokoh figuran dalam hidupku, dia hanya seseorang yang lewat di hidupku. Kini aku lebih memilih memantaskan diri menunggu seseorang yang juga sedang memantaskan diri untukku.

Advertisement

Namun cinta tak membuatku berhenti akan jatuh cinta, cinta membuatku jatuh cinta lagi, jatuh cinta pada seseorang yang tidak kuketahui dan memilih menunggunya. Menunggu seseorang yang kucintai dan mencintaiku, bukan sekedar suka sama suka melainkan cinta di mana kita melewati sebuah proses perjalanan yang panjang yaitu saling memantaskan diri. Kini aku mengerti arti sebuah penantian, karena salahku dulu adalah tak pernah bersabar menunggumu. Menunggu kamu yang sedang memantaskan diri untukku.

Tentunya hati ini menjadi sunyi sepi karena aku tak dapat berjumpa denganmu dan hanya dapat menunggumu, tetapi aku yakin suatu saat kami mampu saling berjumpa dengan doa yang kami lantunkan setiap harinya. Hati ini pun terus merindu, merindu pada seseorang yang tidak kuketahui dia siapa. Yang kuketahui, dia adalah seseorang yang menungguku dan mencintaiku dalam diam sama halnya denganku.

Untukmu lelaki yang tak pernah kuketahui,

Advertisement

Kini aku sadar, kita belum dipertemukan karena suatu alasan, yaitu takdir. Takdir menyuruh kita untuk saling memantaskan diri, dengan mencarimu saja aku tidak bisa menemukanmu karena aku belum menjadi seseorang yang pantas untukmu. Suatu saat kita mampu saling berjumpa, walaupun entah itu di mana. Namun, aku yakin kamu sedang menungguku.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya