Untukmu yang Sedang Lelah, Tolong Jangan Menyerah. Aku Siap Memapah di Setiap Langkah

Untukmu yang sedang lelah

Untuk kamu yang sedang berjuang keras melawan hari yang tidak selalu baik-baik saja. Bacalah, ini secuplik semangat untukmu.

Advertisement

Kepada kamu, yang sedang berjuang menyembunyikan segala problema hidup, aku mengerti bagaimana rasanya menghadapi dan berjalan dengan jutaan terpaan di luar sana. Mungkin aku tidak merasakan langsung apa yang terjadi, aku tidak tau pasti rasa yang mengharuskan kamu berpura–pura baik–baik saja, tapi aku paham betul tentang waktu yang harus dilalui secara tenang. Bukan berarti aku tidak pernah merasakan, tapi aku telah berhasil melewati ujian kehilangan. Beberapa waktu silam, aku pernah berada di titik dimana seakan hidup sudah tidak lagi berpihak padaku. Seakan waktu sudah tidak lagi mau mendampingi. Bahkan seakan semua mata menjadi panah tajam yang menusuk tepat di sasaran. Semesta tidak setuju dengan apa yang  ku tuju dan pada akhirnya harus siap berkenalan dengan kata lepas dan ikhlas.

Melangkah dengan semangat senyum, walau sebenarnya hati berteriak sakit dan menangis keras. Berulang kali aku meyakinkan diri, bahwa tidak semua lelaki di sana yang melakukan hal yang sama. Mungkin hanya kebetulan, kita bertemu dengan seorang yang memiliki karakter yang tidak sesuai dengan harapan. Ketika sudah sayang, kemudian pergi dan menghilang. Sungguh hal yang membuat ku ragu untuk mengenal sosok pria lainnya, pada saat itu. Tapi dugaan ku salah, setelah aku  jatuh sesakit–sakitnya. Tuhan  malah mempertemukan dengan seseorang yang benar adanya mencintai ku dengan tulus tanpa sebuah alasan apapun dan sekarang rela menyanding status sebagai pendamping abadi dalam hidupku, Tuhan memberi nama, suami.

Advertisement

Begitupun dengan kamu. Percayalah, walau sekarang sedang terluka dan jatuh parah. Tapi aku yakin, akan ada pria disana yang mencintaimu tulus dan benar adanya. Tanpa ada kata tapi atau alasan yang membuat mu harus menjadi orang lain. Dia akan membantumu bangkit dari segala keterpurukan dan tidak lagi mengulas sebuah kesalahan. Bahkan membuatmu, merasakan betapa istimewanya bisa hidup di dunia ini.

Abaikan rindu yang gak melulu tentang menunggu sebuah pertemuan. Tapi hadapi rindu tentang bagaimana iklhas melepaskan. Pergi, hilang, lupakan dan ikhlaskan. Sebuah kata yang selalu aku tanamkan dalam diri, ketika seseorang tidak lagi mau berjuang untuk memiliki, bahkan dengan mudah pergi dan hilang begitu saja. Tanpamu, aku di sini akan baik-baik saja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

perindu senja dan es matcha

CLOSE