#RemajaBicaraKespro-Warna Vagina Nggak Hanya Pink! Saatnya Laki-Laki Harus Sadar Diri

Perempuan Indonesia minder terkait warna vagina karena laki-laki membentuk stigma

Beberapa hari yang lalu saat saya lagi gabut, saya memutuskan untuk bermalas-malas ria dengan cara scrolling media sosial. Tiba-tiba muncul postingan foto perempuan cantik dan putih seperti idaman laki-laki Indonesia di beranda Instagram saya.

Advertisement

Karena terlalu gabut, saya baca satu persatu komentar terhadap foto tersebut. Sudah bisa ditebak kebanyakan yang mengisi kolom komentar adalah dari golongan jenis kelamin laki-laki. Namun ada beberapa komentar yang membuat saya il-feel alias hanya bisa mengelus dada, seperti:


“Ih, putih banget. Itunya pasti juga putih.”

“Wajah putih, pasti anu-nya pink.”

Advertisement

“Percuma kulit putih kalau itunya hitam.”


Ya, kebanyakan orang Indonesia terutama laki-laki itu beranggapan bahwa vagina warnanya pink. Hal ini terjadi karena mayoritas laki-laki terdoktrin dengan apa yang dilihat dari film biru.

Advertisement

Artis-artis film biru memang banyak yang berasal dari negara barat, yang artinya termasuk ke dalam ras Kaukasoid (manusia berkulit putih dan berambut pirang). Jadi, produksi melanin yang menyebabkan warna coklat kehitamannya itu sedikit. Sedangkan Indonesia itu termasuk negara beriklim tropis dengan Ras Malayan Mongoloid, sehingga kulitnya berwarna sawo matang termasuk juga warna vaginanya.

Mempelajari seks termasuk alat reproduksi di negeri ini terlalu tabu. Alhasil di saat rasa ingin tahu remaja yang bergejolak, mereka hanya bisa mencari informasi secara diam-diam. Salah satunya dengan jalan menonton JAV atau film selangkangan agar rasa penasarannya terjawab. Apa yang tergambar di film biru bahwa warna vagina itu pink. Alhasil membentuk standar vagina indah versi pria Indonesia.

Padahal laki-laki banyak yang tidak sadar bahwa alat kelaminnya sendiri juga gelap. Karena keinginan muluk-muluk inilah menyebabkan banyak perempuan insecure. Mulai dari perawatan pakai krim pemutih hingga pergi ke dokter kecantikan agar kulit vaginanya bisa lebih cerah seperti di-laser.

Kalau saya sendiri memang baru tahu bahwa warna vagina tidak bisa berubah secara alami tanpa adanya bantuan medis. Saya sendiri sempat tidak percaya diri karena memang warna vagina perempuan Indonesia hitam. Tetapi semakin hari saya tersadar bahwa memang dari sononya kalau vagina warnanya gelap.

Sehingga saya hanya bisa merawatnya karena warna vagina akan semakin menggelap jika dibiarkan kotor. Beberapa cara yang bisa dilakukan agar vagina tetap sehat sebagai berikut.

Jangan menggunakan celana dalam yang ketat

Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat bisa menyebabkan sirkulasi terganggu. Belum lagi gesekan antara celana dalam dengan selangkangan menyebabkan vagina semakin menjadi hitam.

Jangan sering mencucinya dengan sabun

Vagina itu menghasilkan bau khas karena memang ada bakteri disana. Belum lagi ada aktivitas buang air kecil, keluarnya darah menstuasi, dan dekat dengan anus. Hal inilah yang mengakibatkan banyak perempuan risih dengan bau vaginanya. Akhirnya memilih cara dengan sering mencucinya menggunakan sabun merupakan pilihan. Padahal apabila terlalu sering mencuci vagina bisa menyebabkan pH tidak seimbang. Bakteri jahat bisa berkembang dan akhirnya menyebabkan keputihan.

Jangan biarkan vagina basah

Budaya di Indonesia yang menggunakan toilet basah dengan membasuh kelamin dengan air ini juga bisa menjadi buah simalakama. Karena kebanyakan perempuan Indonesia setelah buang air kecil itu tidak mengeringkan vagina dengan tisu. Sebab tidak semua toilet menyediakan tisu. Padahal vagina yang basah selain menyebabkan ketidaknyamanan juga bisa menjadi pemicu bau dan perubahan warna semakin menggelap.

Lakukan cukur rambut secara rutin

Banyak perempuan yang malu untuk mencukur rambut di sekitar alat kelamin. Padahal cukur rambut kemaluan bisa dilakukan sendiri tanpa perlu pergi ke salon. Cukup potong rambut yang terlihat memanjang dan jangan sampai gundul. Karena fungsi rambut pada kemaluan untuk proteksi terhadap benda asing. Namun jika terlalu panjang juga tidak baik karena rawan kotor.

Jaga pola makan

Dilansir dari sehatq.com, ternyata obesitas bisa menyebabkan vagina menggelap. Gesekan paha dalam dan bokong pada penyandang obesitas, bisa memperparah warna hitam pada vagina.

Jadi, bagi perempuan Indonesia jangan minder karena punya vagina gelap itu wajar. Kecuali memang ada perubahan warna yang signifikan ditandai dengan rasa sakit di area kemaluan. Hal itu bisa menjadi salah satu pertanda penyakit. Dan itu perlu dikonsultasikan kepada dokter.

Ayolah para laki-laki, bukalah mata kalian. Memangnya penis kalian sendiri warnanya pink?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sebutir pasir pantai asal Probolinggo, Jawa Timur

CLOSE