#RemajaBicaraKespro-Satu Orang Meninggal Tiap Menit Gara-Gara Kanker Payudara! Ini Cara Pencegahan Tanpa Perlu ke Dokter

Kalau kamu merasakan satu atau beberapa tanda-tanda seperti di bawah, jangan ragu untuk konsul!

Vibes work from home gini tentu saja bikin kita jadi punya banyak waktu untuk makan-makan. Makan bareng orang tua, sobat, teman kantor, virtual dinner, dan masih banyak lagi! Tapi, jangan lupa hati-hati dengan makanan yang kamu konsumsi yah! Salah-salah kalau kebanyakan malah membuat penyakit. Salah satunya kanker payudara.

Advertisement


“Wah untung aku cowok, jadi nggak usah khawatir.”


Eits! Jangan salah, laki-laki pun bisa terkena kanker payudara, lho! 

Meskipun pada umumnya kanker payudara menyerang perempuan, tapi laki-laki juga mempunyai potensi terkena kanker payudara dengan rasio 1 diantara 1000. Sedangkan, berdasarkan Pathological Based Registration di Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama dengan angka kejadian sekitar 12 dari 100.000 perempuan.

Advertisement

Kanker payudara merupakan penyakit pertumbuhan sel. Hal ini terjadi ketika sel tidak normal pada payudara terus menerus bertambah sehingga membentuk benjolan. Jika benjolan ini tidak dikontrol, sel-sel kanker tersebut bisa bermetastase ke bagian-bagian tubuh lain!

Yang mengejutkan lagi, kanker payudara merupakan top five penyakit kanker mematikan di seluruh dunia pada tahun 2020. Menurut WHO, kanker payudara menempati urutan ke lima dengan jumlah kematian 685.000 orang per tahun. Angka ini sama dengan satu orang meninggal per menit karena kanker payudara!

Faktor risiko

Selain dari makanan yang tidak sehat, faktor-faktor penyebab kanker payudara bervariasi. Diantaranya adalah seringnya minum minuman beralkohol, riwayat menstruasi terlalu dini, penggunaan kontrasepsi, riwayat keluarga dan faktor genetik, serta faktor umur.

Sel kanker akan semakin cepat berkembang seiring bertambahnya usia kamu. Hampir semua perempuan yang terserang kanker payudara berusia di atas 40 tahun. Tapi ini tidak menutup kemungkinan kanker payudara pada usia muda, lho!

Ciri-ciri

Ciri ciri utama yang perlu kamu waspadai akan adanya kanker adalah benjolan dan perubahan pada payudara. Benjolan yang harus kamu curigai memiliki potensi kanker adalah jika benjolan hanya ada pada salah satu payudara, benjolan terasa keras saat diraba, permukaannya tidak rata, atau ada benjolan tanpa nyeri.

Selain itu kamu juga harus curigai perubahan pada kulit di payudara dan sekitar ketiak jika berubah warna kemerahan, memiliki cekungan seperti lesung pipi, atau tampak seperti kulit jeruk. Dan juga perubahan pada nipple yang biasanya ditandai dengan luka pada nipple idak sembuh selama lebih dari 6 bulan, keluar cairan merah atau kecokelatan, nipple tertarik ke dalam, atau kulit nipple menebal.

Nah, jangan takut, jangan nangis, jangan panik! Kanker payudara juga merupakan kanker yang memiliki tingkat keselamatan tinggi. Jadi, kalau kamu menangani gejala kanker payudara dengan cepat, besar kemungkinan penyakit tersebut akan hilang dengan cepat. Dan kamu bisa melakukan upaya pencegahan kanker payudara sendiri!

Upaya pencegahan

Salah satu upaya pencegahan kanker payudara ini adalah dengan deteksi dini. Deteksi dini yang mudah untuk kamu lakukan di rumah adalah SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Ada dua tahap utama pada SADARI.

Yang pertama adalah inspeksi payudara. Untuk melakukan ini, kamu perlu berdiri di depan cermin dengan kondisi payudara tidak tertutup pakaian. Tempatkan kedua tanganmu di pinggang seperti sedang berkacak pinggang. Perhatikan, apakah ada kelainan pada payudara dan sekitar ketiak. Kemudian angkat kedua lenganmu ke atas dan perhatikan apakah ada kelainan. Apakah ada tarikan kulit atau nipple ke dalam? Apakah ada benjolan, luka, atau borok pada payudara?

Kedua, palpasi payudara. Kamu harus berbaring telentang dan meraba masing-masing payudara. Tangan kanan meraba payudara kiri dengan punggung kiri diganjal bantal. Dan sebaliknya, tangan kiri meraba payudara kanan dengan punggung kanan diganjal bantal. Perhatikan kepadatan payudara, apakah ada benjolan dan rasa nyeri? Jika ada, tandai letaknya dan konsultasikan ke dokter.

Selain deteksi dini, jangan lupa untuk tetap melakukan pencegahan dengan menjalani pola hidup yang sehat dengan menghindari rokok, berolahraga secara teratur, makan sehat dengan porsi seimbang, mengurangi paparan radiasi dan polusi udara. Jangan lupa konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami salah satu dari gejala kanker payudara di atas ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE