Halo semuanya, hari ini gue mau ngomongin soal kopi .Kenapa harus kopi? kenapa enggak teh atau susu? karna kopi itu menurut gue adalah minuman yang paling pas buat kehidupan kita para manusia. Sama kaya film Filosofi Kopi, one of my favourite film. Di film itu yang gue liat adalah sebuah perjuangan 2 orang manusia yang ingin membuat kedai kopinya sendiri, yang tentunya gak lepas dari lika liku perjuangannya. Sama halnya kaya kita manusia.

Kita hidup sama kaya kopi. Kopi harus ditumbuk dulu, diolah dulu dengan teknik yang beragam. Masing masing daerah punya caranya sendiri dalam membuat kopi atau dalam meminum kopi itu sendiri. Perjuangan si biji kopi untuk menghasilkan minuman kopi yang enak itu enggak gampang. Meskipun pada akhirnya rasa dari minuman kopi itu pahit, tapi banyak dari kita yang malah suka dan menjadikan kopi itu sebagai bagian dari hidup, seakan akan kita gak bisa hidup tanpa kopi.

Advertisement

Sama halnya dengan hidup gak sih kalo kita pikir pikir? Kita hidup penuh proses,penuh perjuangan, enggak bisa instan langsung jadi kaya raya kecuali kalo kita memang terlahir kaya 7 turunan kaya kraton atau keluarga kerajaan.

But the point is nothing is easy in this life.

Para orang tua kita jaman dulu perjuangannya setengah mati buat bertahan hidup dan mereka gak gampang ngeluh. Enggak kaya kita di jaman sekarang ini, manja, gak sabaran, dan cuma bisa ngerengek ke orang tua atau bahkan ke orang lain untuk sekadar minta duit buat makan.

Advertisement

Kopi mengajarkan gue akan banyak hal. Gue sendiri pecinta kopi, meskipun tiap kali minum kopi pait rasanya pengen muntah, tapi gue tetep suka minum kopi asalkan yang udah dicampur sama krimer ,gula, whipped cream, dan rasa rasa lainnya. Frappucino adalah salah satu jenis minuman favorit gue.

Gue suka Frappucino yang medium, enggak begitu manis dan enggak begitu pait. 50 persen gue bisa merasakan manisnya gula dan 50 persennya lagi gue masih bisa merasakan pahitnya kopi. Sama kan kaya hidup? kadang kita ngerasain manis kadang ngerasain pahit. Hidup terlalu manis atau terlalu pahit itu enggak akan enak, sama kaya kopi, terlalu manis jadinya bukan kopi terlalu pait malah berasa kaya lagi minum puyer wkwk.

Pesen gue, hidup itu memang pahit kaya kopi. Kenyataan memang enggak semanis ekspektasi, tapi kita harus tetep bersyukur ngejalanin hidup ini. Bagaimanapun susahnya dan pahitnya hidup kita, kita harus bisa ngejalaninnya dengan penuh kebijakan dan dengan rasa syukur. Jangan jadi orang yang ceroboh, mengambil jalan pintas dengan bunuh diri.

It won't solve your problem at all. Faktanya lu malah mati konyol dan di akhirat nanti bakal disiksa persis dengan cara lu ngebunuh diri lu sendiri itu. Percaya aja, di balik setiap kepahitan hidup, pasti akan ada manis setelahnya, enggak ada yang namanya hujan, petir, atau banjir selamanya, semua pasti akan berakhir dengan indah, asal kita sabar aja 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya