#WisataFilipina-Sejuta Pesona Filipina, Kepada Palawan, Aku Jatuh Cinta!

Aku mengambil brosur dan flyer yang berisi wisata Filipina

Sebuah pepatah mengatakan, "Kita tidak pernah bisa memilih kepada siapa dan kapan kita jatuh cinta". Inilah yang berlaku pada kasusku. Aku jatuh cinta pada pulau Palawan dari pandangan pertama. Aku mengalami fernweh, sebuah istilah dalam bahasa jerman dimana seseorang mengalami kondisi merindukan tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Kepada Palawan, aku fernweh.

Advertisement

Jatuh cintaku bukan tanpa alasan. Sejujurnya, aku tidak mengetahui banyak hal tentang Filipina. Informasi tentang Filipina ketika belajar di sekolah pun sungguh sangat sedikit. Yang aku ketahui adalah Filipina adalah sebuah negara kepulauan di Asia tenggara yang memiliki palung Mindanau. Kota yang aku ketahui hanya Manila dan Cebu. Sungguh sesempit itu pengetahuanku tentang Filipina.

Ketertarikanku kepada Filipina bermula tahun 2018 ketika aku melihat sebuah foto di post instagram seorang travel fotografer I Wayan Wahyu Mahendra, yang memuat foto palawan yang sungguh indah. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Palawan adalah tempat sempurna untuk rehat sejenak dari kesibukan. El Nido, Palawan menawarkan pemandangan indah laut dan tebing. Bagai surga dunia, keindahannya menyihirku.

Sejak hari itu, aku mulai mencari tahu tentang palawan dan tempat wisata lainnya di Filipina. Aku sudah bertekad akan berlibur ke Filipina suatu saat nanti. Tahun 2019 aku berkesempatan untuk menghadiri acara World Education Expo di Jakarta Convention Center dan mengikuti seminar pendidikan yang diadakan oleh PDOT Indonesia. Aku mengambil brosur dan flyer yang berisi wisata Filipina. Dan akupun menggali lebih dalam lagi tentang Filipina.

Advertisement

Semakin aku mencari informasi tentang palawan, semakin aku tak sabar mengunjungi Puerto Princesa terutama situs UNESCO World Heritage, Puerto Princesa Subterranean River. Rasanya ingin segera mencoba mengarungi Puerto Princesa di Puerto Princesa Subterranean River yang konon adalah sungai bawah tanah dengan rute terpanjang 8.2 kilometer yang bisa diarungi, dan mengalir berliku-liku di bawah pengunungan. Rute ini juga melalui Gua Sungai Bawah Tanah St. Paul, dan bermuara di Laut Cina Selatan. Membayangkannya saja membuatku senyum-senyum sendiri. Apalagi Puerto Princesa dikenal sebagai Kota terbersih dan terhijau. Kepedulian masyarakat tentang kebersihan di objek wisata Puerto Princesa sudah diakui internasional loh.

Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com. Informasinya sangat beragam, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrimage, sampai muslim-friendly, semuanya ada di sini. Selain isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajah Filipina. Ditambah lagi, ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti. Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It’s More Fun in the Philippines!

Ah iya, meskipun rencana liburanku ke Palawan harus tertunda karena pandemi covid-19, namun keinginanku mengunjungi Pulau Palawan tak pernah pudar. Palawan selalu menjadi destinasi nomor satu yang akan aku kunjungi ketika pandemi ini berakhir. Palawan, Aku Jatuh Cinta!

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE