#WorldPoetryDay2022 – Tak Ingin Lagi Sakit Hati

Akhir Sebuah Sandiwara

Dihadapanku lautan begitu luas dan sunyi

Hingga dapat ku dengar detak jantung seakan menghitung lamanya ku menanti

Dirimu yang tak kunjung kembali



Di kejauhan debur ombak melambai menyuruhku pergi

Tapi aku masih setia duduk termangu menikmati buih-buih rindu

Mengingatkan segala rasa yang pernah terukir, namun nyatanya palsu



Tak ada cela saat kau bersandiwara

Memerankan lakon tanpa ada sutradara

Tanpa narasi dari Sang Pengarang Cerita



Seakan-akan semua yang terjadi memang tulus dari hati

Membuat ku akhirnya tenggelam begitu dalam

Dan enggan mempercayai akhir yang demikian menyesakkan hati



Ku tunggu hingga senja akhirnya meredup untuk yang terakhir kali

Dengan cahaya remang-remang hampir menenggelamkan bayang-bayang

Tapi angin mulai berbisik menyuruhku untuk pulang, 

Karena mungkin Kamu memang tak akan pernah datang

 

Firasat

Ketika kau sapa dia, ku membisu

Sungguh perasaan hati tak menentu

Dengan senyum yang ku balas ragu-ragu



Saat genggaman tangan terlepas

Kau mulai bicara dengannya tentang beragam topik yang seru

Seolah-olah bait-bait itu tak akan pernah selesai

Sedangkan aku tak memiliki kesempatan untuk melerai



Dengan binar mata yang menyenangkan

Bahkan kau lupa untuk sekadar menoleh kebelakang

Meninggalkan aku yang terdiam kesepian



Mungkin aku yang terlalu cemburu

Sebab alasanmu tersenyum bukan aku

Hingga akhirnya aku mengerti

Bahwa kau dengannya lebih dari sekadar masa lalu

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Terkadang menyukai pilihan yang sangat beresiko.