#RemajaBicaraKespro: Risih! Sangat Tidak Mengenakkan! Itu yang Aku Rasakan saat Pertama Kali Menstruasi

Risih dan perasaan tidak enak lainnya saat menstruasi

Meninggalkan masa anak-anak menjadi bagian krusial hidup setiap orang. Fase remaja yang hadir setelahnya adalah bagian tak terpisahkan yang menarik untuk diceritakan. Bagi perempuan hal ini ditandai dengan terjadinya menstruasi.

Advertisement

Umumnya menstruasi terjadi pada masa pubertas perempuan di kisaran umur belasan tahun. Dewasa ini bahkan ada anak di bawah 10 tahun yang sudah mengalami menstruasi. Contohnya adalah tetanggaku yang baru duduk di bangku taman kanak-kanak. Hal ini terjadi karena perbedaan hormon setiap orang. Aku sendiri termasuk yang paling akhir.

Pengalaman menstruasiku yang pertama terjadi saat aku kelas 1 SMP. Waktu itu aku belum begitu paham apa itu mentruasi, mengapa terjadi dan untuk apa terjadi. Teori dari pelajaran yang diajarkan guruku menjelaskan bahwa menstruasi adalah proses luruhnya dinding rahim karena tidak dibuahi.

Aku masih bingung, haruskah dinding rahim itu keluar dalam bentuk darah yang konon katanya menyakitkan? Meskipun sebelumnya sudah mendapat banyak cerita dari teman yang lebih dulu mengalami, nyatanya kegelisahan masih menghinggapi. Perasaan bingung, sedih, kecewa, dan yang paling tidak mengenakkan yaitu risih bercampur aduk.

Advertisement

Risih selama menstruasi aku rasa sering dialami semua perempuan. Bagaimana tidak, dari yang sebelumnya bisa bergerak leluasa namun karena menstruasi seperti ada yang membatasi. Batasan-batasan itu yang kadang tidak dimengerti sebagian orang. Mood swing yang turut hadir pun dianggap sebagai lelucon, padahal itu benar-benar terjadi begitu saja tanpa kita sadari.

Saat pertama kali merasakan menggunakan pembalut juga sangat aneh, seperti ada yang mengganjal. Eits bukan jorok loh, tapi ini fakta yang dirasakan perempuan. Laki-laki tidak akan merasakan.

Saat diam saja tidak nyaman, apalagi bergerak seaktif biasanya. Tentu bagi remaja yang sering berkegiatan di luar rumah hal ini menjadi tantangan besar bagiku. Segala kecanggungan dan kerisihan selalu aku rasakan pada saat menstruasi.

Cara mengatasinya tergantung pada kita sendiri. Mau berlama-lama dalam kerisihan atau mantap menghadap ke depan sambil meyakini bahwa inilah takdir perempuan dan bukan aku saja yang mengalami. Melakukan hal-hal yang kita sukai dapat dijadikan salah satu opsi untuk mengalihkan konsentrasi pikiran ke arah lain yang lebih menyenangkan.

Jika perempuan yang sedang menstruasi hanya berlama-lama dalam ketidaknyamanannya, mau sampai kapan? Terlalu banyak waktu yang terbuang jika menunggu sampai akhir masanya. Boleh risih, asal jangan terus tertatih. Hidup harus terus dilalui dengan gigih ya, SoHip!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE