Dia yang Menetap dan Tak Pergi, Berusaha Menerimamu dengan Sejuta Alasan

Menetap dan menerima

Sunyi malam berlalu sama seperti malam malam sebelumnya..

Advertisement

Terdengar suara jangkrik yg menghibur, menemaniku menembus imajinasiku sendiri

Terkadang aku lelah dan marah, kenapa jangkrik pun bersuara beramai-ramai sedang aku sendiri.

Tapi lebih sering aku bersyukur karena kesempatan hidup yang Tuhan beri.

Malam ini 2 Agustus 2019, aku ingin membahas perihal cinta.

Bukan kisah romantis ataupun kisah sedih tapi kisah seorang insan yg tak mendapati keyakinan dengan perasaan yg ia rasakan.

Advertisement

Orang orang yg mencoba menjalani suatu hubungan bermodalkan perasaan nyaman, berharap cinta tumbuh dengan sendirinya

Apakah kamu termasuk salah satu dari mereka?

Memang ada hal yang tidak bisa kamu paksakan tapi bisa kamu biasakan.

Perihal cinta, pasti tumbuh karena terbiasa. Kenapa aku sangat yakin? Karena aku pun sedang menjalani dan membiasakan setiap puing-puing ini menyatu menjadi sesuatu yang abadi.

Bukan memaksakan diri tapi sebagai orang yang pernah hancur berkali-kali karena jatuh cinta pada orang yg salah seperti kami, segala sesuatu harus dipaksakan untuk bisa melupakan dan melangkah maju

Ada yang hancur dan tidak percaya diri lalu berusaha menemukan jati dirinya dengan cara yang salah

Tidak apa mencoba dan melakukan kesalahan. Asal tahu jalan untuk kembali

Untuk yang datang dan berusaha menetap, berilah mereka kesempatan.

Karena mungkin mereka tidak akan datang dua atau tiga kali, dan mungkin mereka adalah bagian dari orang-orang yg akan mengisi hari-harimu.

Untuk yang masih terombang-ambing dalam suatu ketidakpastian semoga segera menemukan sebuah kesadaran. Bahwa dalam hidupmu masih banyak bagian-bagian yang belum kamu jalani, untuk sampai ke bagian itu maka ada banyak hal yang harus kamu ikhlaskan .

Perihal jodoh atau tidak biarlah itu tetap menjadi rahasia indah tuhan untukmu,

paksa untuk membuka hatimu tp jangan kau paksakan takdir Tuhan.


Hai.. Sanur

Kutitipkan kerinduan yg mendalam

Untuk sebuah kenangan yg sangat kelam

Bagaimana harimu Sanur?

Apakah kini bahagia selalu menghampirimu?

Ataukah malam-malammu masih diselimuti mimpi buruk

Kau tahu Sanur..

Kini langkahku sudah semakin jauh dari kenanganmu

Senyum pun sudah mulai mengisi hari-hariku

Ternyata berpisah denganmu tidak seburuk itu

Ini adalah surat terakhirku untukmu

Terimakasih untuk semua kebaikanmu Sanur..

Terimakasih juga untuk rasa sakit yang kau tinggalkan

Mari saling melanjutkan hidupmu dan hidupku.


Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Haiiii.. guys Assalamuallaikum warohmatullah wabarokatuh ... cuma tempat ngarang , jangan bawa serius ya Follow ig aku ya : Septynms

CLOSE