Sebagai salah seorang yang telah bergelimang di dalam dunia Jurnalistik, sebagai jurnalis saya sedikit banyak mengetahui tentang bagaimana cara memperoleh informasi dari narasumber lalu membuatnya menjadi sebuah berita yang layak untuk dibaca.

Namun pada kali ini kita tidak akan membahas tentang bagaimana cara membuat berita tetapi kita akan membahas mengenai “lingkaran setan” pemberitaan media massa di Idnonesia baik itu skala nasional maupun daerah yang secara tidak sadar adalah ulangan kejadian yang sama.

Advertisement

Fenomena lingkaran setan terjadi seolah tidak pernah putus dan selalu berulang dari waktu ke waktu, sehingga dengan mudah kita akan menebak berita yang muncul di media massa hingga akhir dari berita tersebut. Kalau tidak percaya coba simak penjelasan singkat saya sebagai berikut :

Berita peristiwa, contoh kecelakaan alat transportasi, kebakaran hutan, gunung meletus, banjir, kemacetan panjang, itu adalah bentuk berita yang berulang dimana ujung-ujung dari beritanya adalah meminta perhatian dari pemerintah tanpa memberikan solusi yang konkrit.

Berita Human Interest, jenis ini membahas mengenai fenomena kemiskinan, gelandangan, pokoknya menyangkut kehidupan sosial masyarakat, yang juga ujung-ujungnya akan berakhir dengan menyerahkan semua masalah kepada pemerintah.

Advertisement

Berita Hiburan, jenis berita ini membahas hal-hal yang menarik dan unik yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk diberitakan, simak saja pemberitaan tentang nama-nama orang yang unik akhir-akhir ini mulai dari nama Tuhan, Happy new Year hingga Andi Go to School. Jenis berita ini kerap kali muncul ditengah pemberitaan sudah kehabisan bahan untuk diberitakan.

Berita Politik, jenis ini adalah dibilang tidak akan pernah ada matinya karena membahas politik selalu menarik seolah-olah semua orang merasa paling benar dan berkuasa, lihat saja contohnya berita tentang partai politik saling balas membalas, kasus-kasus korupsi, pencemaran nama baik, kritik terhadap pemerintah, pemilu dan lainnya yang berbau kekuasaan.

Berita Timnas, jenis berita ini kerap kali muncul heboh jika timnas sepakbola yang bertading apalagi bisa menang satu pertandingan awal maka hampir semua media memberitakan besar-besaran seolah sudah menjadi juara turnamen.

Mendadak muncul para komentator sepakbola yang sebelumnya entah dari mana, penjulaan kaos timnas melonjak naik, tetapi ketika timnas kalah berita berubah terbalik, kritik ujung-ujungnya juga ke pemerintahan. Belum termasuk kasus-kasus timnas bulutangkis.

Berita sampah, ini adalah jenis berita yang sangat tidak berguna contohnya adalah memberitakan kehidupan rumah tangga para selebritas tanah air, mengadu domba dengan saling membalas komentar sehingga merugikan kehidupan orang lain.

Berita-berita diatas adalah pemberitaan yang selalu menghiasi media massa di Tanah air, hal tersebut disebabkan oleh permintaan dari para konsumen sehingga memaksa media massa membuat berita sesuai mekanisme pasar. Maka jangan heran bahwa minimnya pemberitaan tentang prestasi dan penemuan baru oleh anak bangsa.

Jika kita melongok stasiun tv luar pastilah kita terbelalak dengan siaran-siaran yang menyajikan inovasi oleh anak bangsanya sendiri. Jadilah penikmat berita yang cerdas dan bisa memilah isi berita agar tidak terpengaruh dan hanyut dengan opini yang coba digiring oleh media massa. Salam pembaca cerdas.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya