Sosok sang mentari belum berani menampakkan wujudnya di seberang lautan. Berusaha tetap sembunyi dari hingar bingar kehidupan dunia yang penuh teka-teki. Embun pun perlahan mulai memeluk tubuhku dengan erat. Seakan ia tahu bahwa aku membutuhkan sebuah pelukan yang sudah lama tak kau lingkarkan di tubuhku ini. Fajar akan segera tiba, dan aku masih saja berdiri disudut jembatan ini menunggu kabar darimu.

Hampir setiap waktu aku selalu melihat ke layar handphone dan berharap kau akan mengabariku. Desir ombak dan suara mesin perahu nelayan memecah indah lamunanku. Aku kembali tersadar dan kutatap kembali fotomu. Hanya foto ini yang sedikit mampu mengobati rasa yang teramat perih sejak kau pergi tanpa penjelasan.

Sungguh terlalu bodoh diriku yang terlalu mengharapkanmu. Padahal sejak jauh hari kau sudah putuskan untuk mengabaikanku. Tapi aku nikmati semua rasa sakit, penantian, dan rasa yang mulai kehilangan arah. Andai kau tahu apa yang sedang ku rasakan saat ini, sanggupkah kau menjadi aku dengan berjuta rasa sakit ini namun mencoba untuk tetap tersenyum saat mengingat tentangmu?

Ya aku masih menunggumu untuk kepastian hubungan kita. Walaupun aku tau hubungan kita memang terlarang dari awal. Aku dan kau sama-sama sudah ada yang memiliki. Namun bukan jadi penghalang untuk tumbuhnya benih perasaan antara aku dan kau. Bahkan kita pernah sepakat memeluk dosa yang indah ini untuk kita jalani bersama.

Bagiku kau adalah penyemangat hidupku yang membuat hidupku lebih berwarna. Kau sosok wanita desa yang membawa berjuta rasa di hatiku. Melewati waktu berdua denganmu terasa sangat indah dan tak pernah aku lewatkan satu detik pun tanpa memandangmu. Aku selalu memegang tanganmu saat kita melangkahkan kaki mengitari setiap sudut kota sambil menertawai semua kekonyolan yang kita buat. Waktu bersamamu adalah sebuah hal yang sangat berharga untukku.

Advertisement

Andai aku bisa menghentikan waktu, aku ingin menghentikannya saat kau memeluk erat tubuhku dan berbisik kata mesra padaku. Bersamamu sungguh aku rasakan kebahagiaan tiada henti. Terlalu banyak wanita yang telah masuk dalam kehidupanku, namun Kesederhanaanmu itu tak pernah kudapatkan pada yang lain. Sifat dan karaktermu membuat aku luluh tak berdaya. Kau adalah sebuah rasa dan satu pengalaman baru untukku.

Awalnya perasaan nyaman yang mempertemukan aku dan kau, namun semakin jauh kita jalani maka semakin berubah pula rasa ini dihatiku. Rasa rindu yang terus mendera dan tak pernah padam. Garis senyumku selalu terlihat berjumpa denganmu. Hingga tak dapat ku dustakan bahwa aku telah terjatuh dan terhanyut dalam cintamu. Aku pun mulai mendekatimu dan berusaha menggoyahkan hatimu.

Entah ini cinta atau obsesi, tapi satu hal yang pasti Aku selalu ingin menjadi orang yang pertama ada disampingmu dalam segala rasa. Ternyata kau juga memendam rasa yang sama untukku. Sampai akhirnya sang waktu menjawabnya dan Aku berhasil mendapatkanmu. Kita ikrarkan cinta kita dalam dosa, menyembunyikan status hubungan kita dari orang lain. Agar dia yang memilikiku dan dia yang memilikimu tidak ada yang terluka. Ternyata rasa cinta ini diluar kendali kita. sepandai apapun kita menyembunyikan hal ini akhirnya terlihat juga oleh orang lain. Karena perasaan tidak akan pernah berdusta untuk memberi perhatian yang lebih.

Aku akan selalu menjadi orang pertama yang akan menopangmu saat kau terjatuh dan lelah menghadapi kehidupan. Namun aku lemah menggenggammu hingga akhirnya kau pun terlepas dari hidupku. Aku tahu kita berjalan pada cinta yang salah. Aku bahkan sudah lupa masalah apa yang kita hadapi hingga membuatmu menjauh. Kini tiada lagi hari yang kulewati dengan senyumanmu. Tiada lagi dapat kutatap keindahanmu. Kau telah memilih untuk menghilang dari hidupku.

Sungguh awal pengabaianmu membuat hatiku hancur tak terkira. Kurasakan dunia berhenti berputar dan mengantarkanku pada kehilangan yang paling dalam. Aku hancur dan kehilangan arah. Setiap hari dengan tertatih aku mencoba untuk menghubungimu, namun kau selalu acuh padaku. Suatu hari akupun tersadar bahwa hidup harus terus dilanjutkan. Akupun mulai mencoba melupakanmu walaupun terasa berat. Mungkin aku hanya perlu merubah kebiasaanku yang dulu selalu bersamamu. Tapi sang waktu akhirnya memainkan perannya kembali, aku masih belum bisa melupakanmu.

Aku coba membuka mataku untuk melihat dunia ini lebih luas, semakin kucoba untuk melangkah lebih jauh namun semakin tersadar olehku bahwa dunia ini terasa sepi tanpamu. Duniaku lebih indah saat masih bersamamu dan aku sudah lelah memimpikanmu. Aku ingin kau ada disini kembali menemaniku dan akan kuberikan semua rasa bahagia untukmu.

Masih ingatkah kamu di saat kita saling bermimpi dan menertawakan khayalan kita dulu? Semua terasa sangat indah dan bagiku tak mudah untuk melepas semua berkas memori tentangmu. Sampai saat aku menulis kisah ini, perasaan tulus yang dulu pernah kau miliki dariku belum juga habis terkikis waktu. Jika suatu saat kau kembali, akan kuberikan senyuman termanis dari bibirku. Untukmu wanita yang bergigi sungil, berhidung pesek, dan memiliki senyum bodoh. aku dan hatiku sangat merindukanmu. Lewat tulisan ini aku ingin kau tahu bahwa aku masih ada disini menunggu kabarmu dengan semua rasa yang masih sama. Rasa yang akan selalu hidup untukmu, dan akan tetap menjadi milikmu. Dari aku seseorang yang pernah kau buat bahagia dan tertatih menantikan hadirmu. #WMR