Senja..
Senja dan kamu..
Aku suka menikmati keindahan alam dengan caraku..
Senja..

Aku berharap senja akan mempertemukan kita lagi suatu saat nanti..
Menikmati view senja yang indah bersama..
Kamulah alasanku selalu menunggu senja..
Berharap kita bisa menikmati senja berdua tanpa tapi..
Tanpa pernah bepikir untuk menyudahi dan pergi..

Advertisement

Aku memikirkanmu saat menulis ini. Kamu tahu? Perasaan yang hingga kini mendorongku untuk mengabadikan semua kebersamaan kita. Ketika aku mencoba mengingat semua tentang kita, aku mencoba mengumpulkan kepingan-kepingan cerita kita yang pernah kita lalui hingga sekarang. Aku menyusunnya, merekatkan kenangan itu satu sama lain dan ternyata benar, ada banyak hal penting yang kita lewati bersama.

Aku belum pernah menulis seperti ini. Entah mengapa di dalam setiap pikiran ini engkau selalu hadir dalam sosok yang sempurna, seorang sosok yang aku kagumi. Apakah itu memang khayalanku saja? Atau kalau kata orang hanyalah sebuah mimpi atau memang ada maksud tersembunyi Tuhan di sana? Entahlah. Namun satu hal yang aku tahu, jika aku memikirkanmu adalah sesuatu yang dapat membuatku tersenyum bahagia dan menginspirasi setelahnya; apakah itu salah?

Bertemu denganmu suatu hal yang tak pernah aku sesali. Sesuatu yang tak pernah tepiikirkan sebelumnya. Aku yakin Tuhan punya maksud baik untuk Kita. Senja selalu manis, selalu menghipnotis, selalu mengingatkanku denganmu. Jangan sangkali, karena itu penilaianku sendiri. Tentang sebuah pertemuan yang cukup magis dan tak terprediksi, aku bersyukur bisa mengenalmu. Tidak ada yang pernah kebetulan, 'kan?

Advertisement

Kamu telah mencuri kekagumanku karena kamu menuliskan dunia-dunia baru yang belum pernah ku jelajahi. Karena kamu menulis dengan hati. Karena kamu sering menyeretku untuk menulis kenangan lebih banyak lagi. Pasti kamu tidak mengetahui hal ini, 'kan?

Terima kasih sudah menuliskan keindahan itu. Aku sangat bersyukur bisa menikmati saat-saat kita bersama. Menikmati rutinitas sebagai pendidik, mengitari kota di sore hari yang tak punya arah dan tujuan, duduk berdiam diri di rumah sakit ketika kita dilanda dalam kesedihan. Semua terasa indah karna kita bersama, menikmati keindahan alam yang merupakan salah satu kekayaan dan keagungan Tuhan, yaitu senja.

Warna kemerahan dan jingga dari senja dan suara ombak pantai diiringi alunan musik instrumental yang sering kita dengarkan begitu sempurna menemani kisah kita. Kita selalu melibatkan alam sebagai sahabat kita yang selalu menemani perjalanan kita.

Bersama denganmu adalah suatu kebahagiaan yang tak ternilai. Mungkin kamu menganggap itu kata-kata yang puitis, tapi yakinlah bahwa yang kurasakan itu benar adanya. Walaupun kadang kita hanya terdiam dan tak berkata apa-apa, mungkin itu suatu anugerah dari Tuhan yang menganugrahkan sifat melankolik kepada kamu yang mana menikmati sesuatu itu dalam diam.

Aku suka caramu menikmati sesuatu dengan tenang, memandang sesuatu denga cara tersendiri yang tidak banyak orang pahami. Hati ini tidak bisa menyangkal, kamu mampu memahami diri ini, yang memiliki ego yang luar biasa.

Bahagia…

Satu kata sederhana namun penuh makna. Sederhana, karena satu senyummu saja itu sudah lebih dari cukup buatku bahagia. Wajahmu dan binar matamu buatku merasa nyaman saat memandangmu. Ya sesederhana itu bahagia bagiku karena senyummu mengubah hariku menjadi berwarna.

Kamu cukup tersenyum dan semudah itu aku jatuh terkagum-kagum, sesederhana itu sudah memikatku dengan ketulusan hati.

Bersamamu, aku tidak perlu menjadi orang lain. Kamu tak perlu menjadi pahlawan-pahlawan yang diidolakan oleh seisi dunia, karena kamu memiliki kekuatan khusus di mataku. Kekuatan untuk membuatku tersenyum di saat tak ada satupun yang mampu mengusir sedihku. Terlalu magis. Terlalu sederhana. Namun aku suka.

Sesederhana kamu hadir, segala kuatirku pun terusir. Dari caramu melihat dunia, dari caramu menatap realita, dari caramu menyebarkan cinta, dari caramu menggantungkan mimpi, dari cara kerja pikirmu. Aku sungguh jatuh cinta. Kamu tak pernah berjanji, tapi selalu menyuguhkan segala yang melebihi ekspektasi. Kamu sudah lebih dari cukup. Terima kasihku tak akan pernah habis-habis, karena Tuhan telah menghadirkanmu.

Berbagai lembaran waktu kita lalui sangat sederhana. Kita mewarnai dunia dengan cara kita. Kita pernah menyaksikan datangnya cahaya bulan pada malam hari dan menyaksikan cahaya bintang-bintang ciptaan Yang Maha Kuasa. Ah, terlalu banyak keindahan yang kita ukir bersama; yang tak mungkin bisa ku tuliskan semuanya.

Lihatlah, cinta sudah melebihi sekarung gula. Betapa manis dan magisnya, ia menyihir aku yang terlalu bahagia menjelaskan rasa yang ada. Ya namanya cinta, mengalirkan rasa sederhana dan segera menghadirkan sejuta cerita tentang kita..

Kepadamu tujuan rasaku, ku hadiahkan cinta untukmu.
I Love You. I’m Belong To You.

Kamu datang tanpa diduga. Kamu menarik hati tanpa dipaksa. Kita, di kehidupan sebelumnya, seperti sepasang yang menjalin asmara yang dipersatukan oleh semesta. Semoga rasa ini benar-benar nyata, bukan hanya angan-angan semata.

Kamu.. iya kamu. Yang saat ini menjadi seorang yang special dalam hidupku, kamu yang menjelma menjadi sebuah kebahagiaan untukku dan memberi warna di hariku.

Kini aku hanya berharap kebahagiaan yang aku rasakan bersamamu ini tak sementara. Aku ingin selamanya merasakan bahagia olehmu. Karena bahagia, rasa ini ada. Dan yang aku tahu, bahagia itu saat bersamamu.

Karena bahagiaku adalah kamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya