Kalian pasti pernah cerita ke teman tentang betapa sulitnya masa lalu kalian. Masa lalu itu menghantui kalian dan membuat semua langkah yang kalian ambil seperti terbayangi oleh ketakutan dan penyesalan. Masa lalu kalian menjadi beban kalian untuk menjalani dan menikmati hari-hari kalian. Ketika kalian bercerita keteman kalian akan mungkin yang memberi saran ke kalian buat 'move on' atau 'lupakan saja', tapi semudah itukah? Ibaratnya kita 'dipaksa' berjalan kedepan dengan kepala tetap menoleh kebelakang rasanya akan sulit untuk maju kedepan bukan?. bila kalian tetap memaksakan itu, bisa saja kalian salah jalan, 'terjatuh' lagi, dan mungkin tidak bangkit lagi.

Jika hal tersebut kalian alami, beberapa saran langkah-langkah untuk menghadapinya ini mungkin bisa membantu kalian:

Advertisement

1. Keputusan ada di tangan kalian bukan mereka

Keputusan untuk melangkah kedepan meninggalkan masa lalu kalian adalah milik kalian. Jadikan pendapat baik teman-teman kalian sebagai dorongan bagi diri kalian untuk beranjak dari masa lalu. Keputusan ini sangat penting untuk kelanjutkan langkah kalian nanti. Karena ketika keputusan diambil oleh kalian sendiri maka secara mental kalian sudah punya bekal untuk menghadapi masa lalu kalian.

Jangan biarkan 'paksaan' orang lain menjadi dasar kalian untuk mengambil keputusan. Orang mungkin dengan mudah mengatakannya tapi kalian yang menjalaninya tidak akan semudah itu. Karena kalian yang menjalani masa-masa sulit itu dan kalian jugalah yang tahu seperti apa rasanya. Pada akhirnya untuk mengawali sesuatu keputusan kalianlah yang terpenting.

Advertisement

2. Berpalinglah sejenak kebelakang bukan sekedar menoleh

Bila kalian sudah memutuskan dan siap untuk melangkah maju tanpa bayang masa lalu. Kalian bisa meluangkan waktu sejenak untuk diri kalian sendiri. Sambil minum teh duduk depan teras rumah atau berbaring santai di kamar tidur, biarkan pikiran kalian kembali ke masa lalu. Bayangkan kejadian yang telah kalian alami. Perasaan yang kalian rasakan terhadap peristiwa tersebut. Lihat kembali bagaimana diri anda bereaksi terhadap peristiwa itu. Terutama pada momen yang membuat diri anda tersakiti, ketakutan, atau penyesalan kalian. Pandanglah kejadian masa lalu kalian seperti apa adanya.

Ingatlah sedetail mungkin peristiwa yang membebani benak kalian. Contohnya jika peristiwa yang membebani kalian adalah ketika putus dengan pacar yang tersayang, bayangkan seperti apa wajahnya saat itu, baik rambutnya raut mukanya, atau tompelnya mungkin. Usahakan apa yang membuat kalian sakit hati tergambar jelas. Meskipun sulit berusahalah untuk jujur pada perasaan kalian rasakan di masa lalu.

3. Terima dan hadapi masa lalu kalian

Ketika kalian mengingat kembali masa lalu itu tentu akan menyakitkan. Pastikan kalian tidak menampik emosi yang kalian rasakan. Hadapilah luapan emosi yang kalian rasakan. Boleh banget kalau kalian mau nangis tersedu-sedu. Pandanglah kelemahan diri kalian di masa lalu dan terimalah sebagai bagian dari diri kalian sendiri. Karena dengan menerima luapan emosi seperti sedih, marah, malu yang kalian rasakan dimasa lalu akan meringankan langkah kalian untuk maju kedepan nanti.

Kalian mungkin akan merasa lemah dan malu dengan keadaan diri kalian pada masa lalu. Mungkin kalian akan berharap masa lalu itu tidak pernah terjadi. Penolakan yang kalian lakukan itu justru akan memberatkan langkah kalian. Jadikanlah diri kalian yang kalian sesali tersebut sebagai pelajaran untuk berubah menjadi lebih baik. Terimalah diri kalian di masa lalu sebagai kelemahan dan kesalahan yang manusiawi. Masa lalu buruk adalah hal yang wajar dalam hidup semua orang mengalaminya. Karena itu terimalah masa lalu sebagai kenyataan yang telah terjadi dalam hidup kalian.

4. Berdamailah

Saat kalian sudah bisa menerima emosi dan diri kalian, mulailah untuk 'berdamai' dengan diri kalian. Amatilah diri kalian di masa lalu dan lihatlah diri kalian di masa sekarang. Apa yang membedakan diri kalian di masa lalu dengan diri kalian dimasa kini? pelajari diri kalian amati perubahan diri kalian di masa kini. Rasakanlah bahwa masa lalu telah terjadi dan menjadi sebuah ingatan di masa kini. Bahwa apa yang kalian rasakan dan alami di masa lalu bukanlah bukanlah perasaan dan pengalaman yang kalian alami di masa kini. Sadarilah keadaan kalian saat ini.

Ambil pelajaran dari kesalahan kalian yang terjadi di masa lalu dan sadari diri kalian dimasa kini. kembalilah dari ingatan masa lalu kalian dan rasakan keadaan kalian saat ini. Sangat penting bagi kalian untuk menyadari secara penuh diri kalian di masa kini dan membuat batas yang jelas antara masa lalu dan masa kini. Jangan lagi biarkan diri kalian terhanyut oleh emosi di masa lalu yang tidak relevan dengan masa kini.

5. Ambil langkah baru

Ini saat terpenting kalian, setelah berkutat dengan masa lalu saatnya menapaki masa kini dan masa depan dengan pikiran dan perasaan yang terbebas dari beban masa lalu. Sesuatu yang baru selalu mebutuhkan keberanian. Kalian siap mengambil langkah baru, pastikan kalian melakukannya dengan berani. Pembelajaran kalian di masa lalu harus kalian 'catat' agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Berpalinglah tidak lagi kebelakang tapi kedepan.

Penuhi diri kalian dengan harapan-harapan positif. Jangan lagi pikirkan apa yang akan kalian lakukan sekarang tapi lakukan sekarang juga! Langkah apapun yang ingin kalian ambil pastikan kalian mengambilnya dengan persiapan matang dan keberanian, entah apa yang akan terjadi di masa nanti biar jadi misteri. Setidaknya langkah kalian sekarang lebih terasa ringan untuk maju kedepan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya